Kepala Dinas (Kadis) PMD Buleleng, Made Subur menunjukkan surat suara Pilkel Serentak.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Petugas dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Buleleng menemukan kejanggalan kertas suara pemilihan perbekel (Pilkel) didistribusikan dari pihak rekanan menjelang pelaksanaan Pilkel serentak di Buleleng bulan Oktober 2019 mendatang.

Pantauan di lokasi, kejanggalan itu ditemukan ketika dilakukan proses pemilahan kertas suara untuk masing-masing kecamatan. Selanjutnya kekeliruan surat suara berupa kesalahan cetak itupun langsung dilaporkan.

 

Kepala Dinas (Kadis) PMD Buleleng, Made Subur SH, tak menampik terdapat kesalahan cetak pada surat suara diterima dari pihak rekanan.

Kadis Subur menyebut dari pesanan surat suara Pilkel 79 desa di Buleleng, pihaknya baru menerima surat suara 18 desa dari pihak rekanan pada Rabu (11/9).

Nah sebelum disimpan di dalam ruangan, surat suara 18 desa yang diturunkan dari mobil pikup itu, dipilah terlebih dahulu oleh petugas disesuaikan masing-masing kecamatan. Ternyata, saat proses pemilahan petugas menemukan dua dus kertas suara salah cetak.

Kesalahan cetak surat suara yakni, surat suara Pilkel Desa Pejarakan. Kesalahan cetak terjadi pada lembar sampul depan di kolom Panitia Pemilihan. Dimana pada surat suara itu, memang tertulis Desa Pejarakan, namun kecamatan tercantum Kecamatan Buleleng.

“Kertas suara Pilkel Desa Pejarakan murni salah cetak bukan rusak. Ya, semestinya ditulis Kecamatan Gerokgak, namun pada kertas suara itu, tertulis Kecamatan Buleleng. Ada dua dus kertas suara salah cetak, jumlah totalnya 8615 lembar,” ungkap Kadis Subur.

Selanjutnya, pihaknya pun langsung melaporkan kepada rekanan CV Delina di Denpasar, selaku pemenang tender guna dilakukan pengecekan dan penggantian atas kesalahan cetak suara tersebut.

Pada sisi lain, Dinas PMD Buleleng akan segera melakukan kordinasi terkait kesiapan pihak panitia pemilihan di masing-masing desa jelang perhelatan Pilkel serentak bulan Oktober mendatang.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan mengadakan rapat di tingkat Muspida terlebih dahulu dipimpin Bupati Buleleng, sebelum surat suara didistribusikan kepada 79 desa mengikuti Pilkel serentak,” jelasnya.

Terkait penyortiran dan pelipatan surat suara, pihaknya juga akan melibatkan beberapa panitia pemilihan desa.

“Karena keterbatasan tenaga, kami akan minta beberapa panitia desa untuk membantu proses pelipatan dan sortir surat suara,” pungkasnya.