Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaBulelengRamai Travel Tak Berizin Ambil Penumpang di Buleleng, Ini Hasil Mediasinya

Ramai Travel Tak Berizin Ambil Penumpang di Buleleng, Ini Hasil Mediasinya

BULELENG, balipuspanews.com – Munculnya beberapa usaha jasa transportasi antar jemput langsung penumpang sampai ke lokasi tujuan yang diduga tidak berizin di Kabupaten Buleleng membuat geram sejumlah anggota Perkumpulan Sopir Singaraja-Denpasar (Persosid).

Seperti yang terjadi pada hari Senin (17/5/2021) salah satu jasa antar jemput diduga belum berizin dihadang oleh sejumlah sopir saat hendak melakukan penjemputan yang berlokasi di seputaran wilayah Kecamatan Sukasada tepatnya di dekat Terminal Sangket.

Sontak agar hal tersebut tidak menjadi memanas pihak kepolisian Mapolsek Sukasada, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak. Alhasil dari mediasi tersebut keduanya kemudian sepakat, selama usaha travel masih belum memiliki izin jelas maka tidak akan beroperasi selama izin belum turun.

Bahkan dengan berhentinya beroperasi pihaknya berharap agar nanti bisa diketahui jika selama ini bukan travel mereka yang berkeliaran tanpa ada izin. Sehingga apa yang terjadi saat ini dinilai hanya sekedar mis komunikasi sebab sebelumnya pihak travel belum sempat berkomunikasi dengan pihak Persosid dan hanya melakukan komunikasi ke Dinas Perhubungan yang ada di Kabupaten Buleleng.

BACA :  OJK dan DPD Perbarindo Bali Tingkatkan Pemahaman Standar Akuntansi BPR

“Kita tidak punya mobil lain selain yang memakai stiker perusahaan dan seragam ini jadi beberapa hari ini kita akan stop dulu untuk menghindari dan juga kita kan terus berkomunikasi dengan pihak Dishub,” jelas GW salah satu staff dari travel yang distop oleh piihak Persosid, Senin (17/5/2021).

Selanjutnya pihaknya akan fokus untuk melakukan pengurusan terkait beberapa izin yang memang diperlukan agar bisa beroperasi termasuk nantinya akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan Persosid agar hubungannya ke depan tetap terjaga dengan baik, sedangkan sejauh ini diakui telah memiliki izin angkutan wisata sementara izin antar jemput penumpang dalam Provinsi, masih dalam proses pengurusan.

Sementara itu salah seorang pengurus Persoid KS menerangkan bahwa anggota Persosid melakukan penghadangan sebab adanya kerugian yang dialami dengan keberadaan jasa transportasi yang punya layanan antar-jemput dari rumah hingga tujuan penumpang.

Bahkan dirinya menuding jika hal itu telah terjadi beberapa waktu terakhir, apalagi saat ini memasuki pandemi beberapa armada jasa transportasi masih ada yang belum memiliki izin mengangkut angkutan umum. Kendati telah memakai atau memiliki plat nomor polisi berwarna kuning, hanya saja itu bukan ijin angkutan untuk antar jemput.

BACA :  Terima Audiensi AMSI Bali, Kakanwil DJP Bali Sebut Media Berperan Penting Mengedukasi Masyarakat

“Kami merasa keberatan, karena dia tanpa izin mengangkut penumpang angkutan umum, dan melakukan antar jemput penumpang dengan sistem online,” ungkapnya saat dikonfirmasi ditempat yang sama.

Bahkan sebelumnya beberapa travel telah ditemukan sehingga hal ini bisa sebagai efek jera agar tidak mengambil penumpang tanpa izin, sehingga dengan kemunculan travel-travel tanpa izin itu tentu sangat berdampak pada orderan penumpang yang di dapatkan.

Sementara saat disinggung terkait keanggotaan saat ini Persosid memiliki armada yang sudah memiliki izin sekitar 39 kendaraan dengan sopir sebanyak 73 orang.

“Melalui kejadian ini, didapat kesepakatan travel tidak akan beroperasi lagi sebelum izin yang jelas. Dari pihak travel juga sudah mengakui kesalahannya,” terangnya.

Disisi lain Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Sandhiyasa yang dikonfimasi via telepon mengakui jika saat ini untuk travel yang mengangkut penumpang dari Singaraja menuju Denpasar harus memiliki izin antar jemput penumpang dalam Provinsi. Bahkan dirinya juga telah berkoordinasi dengan jasa transportasi antar jemput agar segera mengurus izin antar jemput penumpang dalam Provinsi ini.

BACA :  Bupati Sanjaya Hadiri Ramah Tamah Perayaan Cap Go Meh 2575 Tahun Masehi 2024

“Kami di Dishub tidak mengeluarkan izin trayek. Izin itu dikeluarkan oleh Dinas Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Balai Pengelola Transportasi Darat. Kedepan kami akan mengawasi travel-travel lainya agar izinnya segera diurus,” tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular