Sampah di Busungbiu Menumpuk, DLH Buleleng Tambah Trip Pengangkutan

- Advertisement -
- Advertisement -

BUSUNGBIU, balipuspanews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng akan menambah volume trip pengangkutan sampah di Desa Busungbiu. Hal itu diharapkan bisa menangani permasalahan sampah yang terjadi di desa tersebut.

Khusus di Desa Busungbiu ada dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Masing-masing TPST di pusat desa, serta TPS di dekat Jembatan Busungbiu. Kini, kedua TPS itu pun tak mampu menampung volume sampah kian menggunung.

Kepala DLH Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, dari volume sampah di Desa Busungbiu yang mencapai 35 kubik per hari, tak semuanya bisa dikelola. Akibatnya sampah pun menumpuk di kedua TPS itu.

Untuk jangak pendek, DLH Buleleng akan menambah volume trip pengangkutan sampah dari Desa Busungbiu ke TPA Bengkala. Sampah yang tadinya diangkut tiap dua hari sekali, kini akan diangkut tiga kali dalam sehari.

“Sehari itu kami angkut tiga kali. Jadi ada sekitar 18 kubik yang kami angkut. Sisanya kami harap pengelola TPS bisa mengelola sampah tersebut. Terutama pemilihan dari organik ke anorganik,” kata Ariadi, Senin (18/2).

BACA :  ‎Ditinggal Usai Bakar Sampah, Rumah Pensiunan Guru di Ambengan Ludes Terbakar

Sementara untuk jangka panjang, Ariadi berharap masyarakat bisa melakukan pemilihan sejak tingkat rumah tangga. Pemilihan itu diharapkan bisa mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS. Selain itu desa juga didorong membentuk bank sampah, sehingga sampah-sampah anorganik yang masih memiliki nilai bisa dioptimalkan pengelolaannya.

“Kalau sampah anorganik yang dihasilkan rumah tangga kan bisa dijual keluarga itu sendiri. Nanti biar yang organik saja ke TPST. Biar diolah jadi kompos. Target kami jangka panjang seperti itu,” terangnya.

Sementara, Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana mengatakan, penanganan sampah itu diharapkan bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Mengingat volume sampah di Desa Busungbiu cukup tinggi. Apabila sampah tertangani, TPS yang terletak dekat jembatan busunbiu pun akan segera ditutup.

“Lagi dua hari akan ada uji coba. Mudah-mudahan prosesnya lancar. Kalau lancar, TPS itu akan ditutup,” singkat Camat Aryana.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular