Selama Tahun 2019, Polda Bali Lumpuhkan 56 Penjahat Kakap

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com- Selama tahun 2019 ada berbagai jenis kejahatan yang berhasil diungkap oleh Polda Bali. Menurut Direktur Direskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan menegaskan, selama tahun 2019 Polda Bali dan jajaran berhasil menangkap dan melumpuhkan 56 kawanan penjahat kelas berat yang beraksi di Bali.

Satu tersangka merupakan perampok Money Changer (MC) asal Rusia bernama Alexei Lurevich yang terpaksa ditembak mati di Nusa Dua Maret 2019 lalu.

Kombes Andi menegaskan pihaknya memberikan tindakan tegas terukur kepada para penjahat karena sudah dianggap berbahaya dan meresahkan masyarakat. Apalagi saat ditangkap para pelaku melawan.

” Mereka dilumpuhkan karena melawan dan kabur. Sehingga diberi tembakan tegas terukur,” tambah Kombes Andi.

Selama dari Januari hingga Desember 2019, jelas mantan Direktur Sabhara Polda Sumut ini, tindakan tegas terukur sudah diberikan kepada 56 pelaku yang terlibat kasus pencurian dan pemberatan (curat), jambret, begal, curanmor hingga aksi perampokan.

Rinciannya, 35 terlibat kasus curat, curas 4 orang, curanmor 9 orang, skimming 1 orang, pemerasan dan pengancaman sebanyak 2 orang, dan pelaku cusa sebanyak 5 orang.

” Dari 56 pelaku, dua WNA. Satu diantaranya ditembak mati asal Rusia kasus perampokan MC,” tegasnya.

Sedangkan berdasarkan tempat asal para pelaku kejahatan yang ditembak, dari Pulau Jawa sebanyak 27 orang, Bali 16 orang, dari Nusa Tenggara Barat sebanyak 9 orang, Nusa Tenggara Timur 2 orang dan 2 lainnya adalah warga negara asing.

” Puluhan tersangka yang ditembak ini merupakan tangkapan Polda Bali dan jajaran,” tegas perwira melati tiga di pundak ini.

Untuk itu, Kombes Andi mengingatkan kepada para penjahat agar jangan coba coba beraksi di Bali, jika tidak ingin bernasib sama dengan penjahat lainnya.

” Kami akan berikan tindakan tegas kepada siapa saja pelaku kejahatan yang coba-coba mengganggu pariwisata di Bali,” tandasnya.(pl/tim/bpn)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular