Anggota DPD Dapil Bali AA Gde Agung saat menyerahkan bantuan sembako kepada Anggota KUBE, di Denpasar, Senin (6/7).
Anggota DPD Dapil Bali AA Gde Agung saat menyerahkan bantuan sembako kepada Anggota KUBE, di Denpasar, Senin (6/7).

DENPASAR, balipuspanews.com – Senator Bali AA Gde Agung menyalurkan tali kasih berupa bahan kebutuhan pokok untuk puluhan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pijat Keliling Darma Bhakti, Jalan Serma Mendra, Denpasar.

Bantuan diterima langsung oleh Ketua KUBE Dharma Bakti I Ketut Masir, Senin (6/7).

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite III Dapil Bali, AA Gde Agung juga memberikan dukungan moral (motivasi) untuk membangkitkan semangat para tuna netra yang terdampak langsung pandemi Covid-19.

Memang sejak wabah ‘gering agung’ itu melanda, omzet layanan pijat mereka turun drastis karena pelanggan takut berinteraksi fisik secara langsung.

Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya anggota keluarga para tuna netra yang dirumahkan akibat Covid-19. Di satu sisi, mereka mesti menanggung biaya pendidikan putra-putrinya dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

Karenanya, AA Gde Agung sangat memuji ketabahan, semangat dan kemandirian para tuna netra yang tergabung dalam KUBE Darma Bhakti.

Maka dari itu, Anak Agung Gde Agung sangat berharap bantuan sembako yang diberikan setidaknya bisa mengurangi beban para anggota perkumpulan tuna netra tersebut.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban hidup anggota KUBE. Momen kali ini sangat tepat, dimana saya sebagai anggota Komite III DPD RI yang beberapa diantaranya membidangi kesejahteraan sosial dan disabilitas,” tegasnya.

Penglingsir Puri Ageng Mengwi itu pun berharap agar ke depan semakin banyak perhatian baik dari pemerintah maupun swasta terhadap para penyandang disabilitas yang terdampak pandemi Covid-19.

Mantan Bupati Badung dua periode ini menegaskan, semua komponen di dunia ini terdampak Covid-19, hanya saja beda kapasitas.

Untuk itu ia mengajak penyandang disabilitas tetap semangat, tetap produktif, selalu berdoa kepada Tuhan agar diberi kesehatan, serta yang terpenting disiplin menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, sehingga pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

Sementara Ketua KUBE Darma Bhakti I Ketut Masir mengapresiasi kepedulian Senator AA Gde Agung dan berharap tali kasih tersebut berkesinambungan. Masir menceritakan, KUBE Darma Bhakti berdiri sejak 1998, tepat saat negara dilanda krisis moneter.

“Situasi ekonomi saat ini sama persis ketika wadah ini berdiri, sama-sama krisis ekonomi. Awalnya kami menghimpun diri sebagai terapis keliling agar punya wadah yang jelas dibawah naungan pemerintah (Kanwil Depertemen Sosial) saat itu,” jelas Masir.

Saat ini, kata Masir, KUBE Darma Bhakti beranggotakan 28 orang tuna netra yang kesemuanya sudah berkeluarga.

Kondisi perekonomian anggotanya sangat terpukul karena puluhan anak anggota terkena pemutusan hubungan kerja akibat Covid-19. Namun pihaknya tetap membuka praktik di kantor setempat (Jalan Serma Mendra) dan melayani panggilan.

“Kami tidak pernah mengeluh. Dan kami ucapkan terimakasih kepada Ratu (AA Gde Agung) atas kepeduliannya,” kata Masir didampingi Ketua Pembina I Gede Nyoman Subita.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Sosial yang diwakili Kabid Rehsos Ida Ayu Ketut Anggreni juga mengapresiasi kepedulian AA Gde Agung.

Ia melaporkan bahwa, Dinas Sosial Provinsi Bali telah berusaha memberdayakan kaum disabilitas secara maksimal.

“Yang tuna netra kami latih sebagai terapis pijat (massage), yang tuna rungu sebagai tukang pangkas rambut dan jahit. Mereka juga sangat produktif di bidang kesenian. Semangatnya luar biasa,” pungkas Ida Ayu Ketut Anggreni.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

Facebook Comments