Luh Hesti Ranitasari mengajukan usulan pengadaan busana adat untuk anggota dewan saat rapat perdana paripurna internal DPRD Buleleng.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com – Wacana pengadaan baju adat bagi anggota di DPRD Buleleng nampaknya akan disetujui. Sekretariat DPRD Buleleng menyatakan, rencana pengadaan baju adat bagi anggota dewan, sudah menjadi hak bagi para anggota dewan.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Humas Sekretariat DPRD Buleleng Made Supartawan.

Kabag Supartawan mengatakan, pengadaan pakaian bagi anggota dewan sudah mengacu pada pasal 9 Peraturan Daerah Buleleng Nomor 4 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Buleleng.

Dalam beleid tersebut, pimpinan dan anggota dewan bukan hanya mendapat hak berupa penghasilan dan tunjangan. Wakil rakyat juga disebut berhak menapatkan pakaian dinas dan atribut.

“Dalam pasal 12 juga dijelaskan bahwa pakaian dinas itu terdiri atas pakain sipil harian, pakain sipil resmi, serta pakaian sipil lengkap. Selain itu ada juga pakaian yang bercirikan khas daerah, dalam hal ini pakaian adat Bali,” ungkap Kabag Supartawan, Jumat (6/9).

Berdasarkan aturan tersebut, Kabag Supartawan menyatakan pengadaan pakaian itu sudah merupakan hak anggota dewan.

“Untuk tahun ini tidak ada pengadaan pakain adat,” tegasnya.

Kabag Supartawan kembali menjelaskan, dewan juga sudah menerapkan langkah efisiensi dan ketaatan terhadap peraturan pemerintah. Salah satunya tidak melakukan pengadaan pin anggota dengan bahan emas. Padahal anggota juga berhak mendapatkan pin dengan kualitas emas hingga 22 karat.

“Kami tidak melakukan pengadaan pin emas. Jadi anggota hanya mendapat pin biasa dengan bahan kuningan,” tandasnya.

Seperti diketahui, anggota DPRD Buleleng mengajukan rencana pengadaan baju adat pada tahun 2020. Rencana yang dikemukakan cukup beralasan, dimana setiap kamis para anggota dewan mengenakan pakaian adat dalam setiap kegiatan.

Sekretariat DPRD Buleleng memang sudah mengalokasikan anggaran tiap tahun untuk pengadaan pakaian bagi anggota. Salah satunya pakaian endek.

Nah, rencananya pengadaan untuk pakaian endek akan dialihkan menjadi pengadaan baju adat, dan rencana itu akan mulai diberlakukan tahun 2020 mendatang.