Silpa Rp 1,06 Triliun, DPRD Badung Siap Alokasikan untuk Penyertaan Modal

- Advertisement -
- Advertisement -

BADUNG, balipuspanews.com
DPRD Badung akan menggunakan silpa pendapat daerah senilai Rp 1 triliun untuk penguatan daerah. Salah satunya untuk penyertaan modal di BPD.

Kepastian itu dikatakan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata sesuai Rapat Paripurna DPRR yang bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin (10/7/2023).

“Kita lihat tadi antara pendapatan daerah mengalami kenaikan yang signifikan senilai Rp 4,6 triliun, itu dari anggaran yang sebelumnya Rp 4,2 triliun dan pendapatan asli daerah dari anggaran Rp 3,1 triliun dalam APBD ini menjadi Rp 3,7 triliun dan diakumulasi daripada keseluruhan silpanya itu Rp 1,06 triliun,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya laporan pertanggung jawaban tersebut sudah dilakukan audit oleh BPK, tetapi ada beberapa indikator-indikator yang positif yang nantinya akan ditindak lanjuti sebagai rekomendasi dewan.

“Terkait dengan itu, ada beberapa masukan-masukan dan beberapa rancangan peraturan daerah yang kita akan bahas mengenai inovasi,” tuturnya.

Politisi asal Desa Dalung ini memaparkan penguatan daerah yang dimaksud yakni yang pertama mengenai dana yang harus disetorkan penyertaan modal di BPD. Kedua sustainable untuk masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

BACA :  WNA Inggris Ditemukan Tenggelam Saat Berenang di Crystal Bay Nusa Penida

“Ini kita akan teruskan dan terlebih sudah disampaikan tadi ada rancangan peraturan daerah mengani industri dan rancangan daerah tentang inovasi daerah. Jadi banyak hal yang harus dilakukan terutama bagaimana memaksimalkan investasi daerah, bagaimana inovasi itu dilakukan, bagaimana investasi akan dikembangkan. Ini untuk kelanjutan kesejahteraan masyarakat,” kata Parwata.

Pihaknya mengatakan akan mencoba mengarahkan kebijakan-kebijakan strategis pemerintah sesuai dengan RPJM dan RPJPnya untuk dilakukan suatu perubahan.

“Karena ini sangat dinamis sekali dengan adanya silpa otomatis akan berkembang beberapa inovasi-inovasi daerah yang akan dibangun dan itu wajib disesuaikan dengan RPJMD dan RPJP,” akunya.

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular