Strategi Pengamanan Lebaran dan Nyepi di Gianyar, Fokus Kelancaran Arus Mudik dan Keselamatan Warga

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan Hari Raya Nyepi, Polres Gianyar menyiapkan Operasi Ketupat Agung 2025 dengan strategi pengamanan yang lebih matang. Operasi ini bertujuan menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Gianyar, AKBP Umar, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa tahun ini tantangannya cukup berat karena Hari Raya Nyepi berdekatan dengan Idul Fitri. Hal ini diprediksi akan menyebabkan lonjakan arus mudik, terutama pada 28 Maret 2025 yang bertepatan dengan Pengerupukan di Bali.

“Mabes Polri memberikan waktu pelaksanaan operasi lebih lama bagi empat Polda, termasuk Polda Bali, untuk mengantisipasi kepadatan jalur mudik akibat dua hari raya besar yang berdekatan,” ujar AKBP Umar, pada Senin (17/3/2025).

Kapolres Gianyar menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor guna menciptakan situasi aman dan kondusif. Dukungan penuh datang dari Bupati Gianyar I Made Mahayastra, yang menilai koordinasi lintas sektor sangat krusial.

Bupati Gianyar juga mengapresiasi upaya Polres dalam meningkatkan pemantauan melalui Command Center yang dilengkapi CCTV di berbagai titik strategis. Selain itu, Kodim 1616 Gianyar siap membantu pelaksanaan operasi guna memastikan keamanan berjalan optimal.

BACA :  Jambret Kalung Turis Malaysia, Driver Ojol Diringkus di Karangasem dan Ditembak

Data dari Kabag Ops Polres Gianyar menunjukkan penurunan angka kejahatan dan pelanggaran dibandingkan tahun sebelumnya, namun angka kecelakaan lalu lintas justru meningkat. Untuk itu, 173 personel gabungan akan diterjunkan, didukung tiga Pos Pengamanan di Gianyar, Ubud, dan Sukawati, serta satu Pos Pelayanan di Blahbatuh.

Selain fokus pengamanan, Polres Gianyar juga menyediakan program Mudik Gratis pada 25 Maret 2025 dan Pasar Murah pada 26 Maret 2025 untuk membantu masyarakat.

BPBD Kabupaten Gianyar turut bersiap menghadapi potensi bencana dengan menyiagakan 20 penjaga pantai dan layanan 24 jam. Dukungan juga datang dari Majelis Desa Adat Tegallalang, yang mengusulkan pemanfaatan anjing Kintamani sebagai pelacak dalam operasi pengamanan.

Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sepakat menjaga kerukunan umat beragama selama momentum perayaan ini.

Dengan sinergi berbagai pihak, Operasi Ketupat Agung 2025 diharapkan berjalan lancar dan mampu menciptakan suasana aman serta nyaman selama Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Kabupaten Gianyar. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mendukung upaya menjaga keamanan bersama.

BACA :  Karya Yadnya di Pura Dalem Sari, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular