DENPASAR, balipuspanews.com – Setelah sukses dilaksanakannya konser musik yang bertajuk Bali Revival 2020 yang sudah berlangsung tanggal 15 hingga 17 Agustus lalu, kini panitia menggelar pertemuan guna membahas evaluasi dan kritik dan saran untuk menyongsong even-even selanjutnya agar lebih sempurna, Jumat (21/8) di Kebon Vintage Cars, Denpasar.
Semua kalangan yang turut mensukseskan acara Bali Revival 2020 diundang untuk memberikan apresiasinya atas apa yang telah dilakukan sehingga konser yang pertama dilakukan di Bali, bahkan di Indonesia dengan konsep In-drive berjalan sukses dan penuh apresiasi dari banyak pihak.
Pimpinan Focus Production dan sekaligus inisiator Bali Revival 2020 Yos Darmawan mengatakan secara umum konser berjalan lancar dan sukses, namun perlu juga dilakukan evaluasi terhadap hal-hal kecil yang perlu diperhatikan.
“Bagaimana mengatur kehadiran penonton agar tepat waktu, mengatur kedisiplinan yang penonton, dan mengatur sirkulasi para artis penting di evaluasi,” jelasnya.
Karena ini event yang pertama dalam pandemi Covid-19, pria yang akrab disapa Yos ini sangat memperhatikan terhadap protokol kesehatan.
Pihaknya berharap dengan dilaksakannya kegiatan atau gebrakan baru ini, semoga mampu menggerakkan dan membangkitkan semangat para artis, seniman dan penggiat event di Bali yang selama ini berdiam diri selama enam bulan, sehingga mampu dan merasakan pergerakkan ekonomi di Bali.
Terkait pengaturan penonton, sambung Yos awalnya ini akan menjadi kendala saat penonton menikmati dan terbawa suasana. Namun, hal tersebut justru berbalik, justru penonton yang ada di Bali justru lebih disiplin. Ia memandang bahwa panitia dan penonton memiliki pemandangan yang sama untuk bergerak dengan kebiasaan baru dalam suasana pandemi ini.
Rencana kedepan, lanjut Yos, dengan suksesnya digelar Bali Revival 2020 ini, kedepan ia juga memiliki rencana untuk menggelar ivent serupa yang lebih besar. Namun ada kendala dana yang harus dikeluarkan begitu besar, melihat pemasukan dan pengeluarannya tidak sebanding.
“Kita perlu support dari sponsor, karena kalau tidak ada sponsor karena kapasitas terbatas, orang akan berhenti dengan sendirinya,” paparnya.
Sementara Robi Navicula yang turut manggung dalam kegiatan tersebut merespon positif kegiatan ini yang berjalan lancar dan sukses hingga banyak apresiasi yang ia terima dari para artis dan musisi tanah air.
“Betul- betul surprise, diluar ekspektasi, sebagai seniman, selama 6 bulan bosen konser online, dengan kesempatan ini kami merasa senang,”ujarnya.
Ia menilai, pun dalam kondisi pandemi ini Bali mampu menggelar kegiatan seperti ini dan ini merupakan konser yang luar biasa, pertama di Bali bahkan di Indonesia.
Dengan berjalan sukses dan lancar kegiatan ini, ia berharap ada lagi kegiatan serupa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan memberi ruang pada para artis, seniman, dan pelaku event di Bali.
“Dibuat dalam situasi terbatas, patut dicatat sejarah, panitia maupun artis masih ada tanggungjawab protokol, kalau ini sukses kenapa ga buat lagi,” ujarnya penuh apresiasi kepada panitia penyelenggara.
Hal senada juga disampaikan Jun Bintang banyak apresiasi yang ia terima dari kolega serta artis dari Jakarta dengan terselenggaranya Bali Revival 2020.
Disamping itu, terkait lokasi, konsep dan ide konser ini menjadi perhatian publik dimana di tengah pandemi dan sejak dibukanya Bali menerima kunjungan wisatawan domestik muncul ide-ide dan memberikan ruang kepada para artis bali.
“Ini menunjukkan bahwa artis Bali masih berkreativitas dan berkarya di tengah situasi seperti ini. Kedepan rencana konser yang lebih besar juga sedang di rancang, bahkan melibatkan penyanyi nasional,” pungkasnya merahasiakan artis bakal diajak konser di Bali.
Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan



