Sidang wisatawan asing
Sidang wisatawan asing
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- O’brein Susan Leslie,49, Senin (14/10) duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Negara. Warga Negara Australia,itu disidang sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menyebabkan korban jiwa.

Sidang pertama di PN Negara,itu dengan Majelis Hakim yang diketuai Benny Oktavianus tersebut dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Ni Ketut Lili Suryani, O’brein Susan Leslie yang ditemani kerabat dan teman, serta petugas dari Konsulat Jenderal Australia didakwa melanggar pasal 310 ayat 4 UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas Angkutan Jalan. Atas kelalaian terdakwa dalam mengemudikan kendaraan bermotor mengakibatkan kecelakaan lalulintas yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Setelah dakwaan dibacakan O’brein Susan Leslie yang didampingi kuasa hukumnya, menerima dakwaan tersebut dan tidak mengajukan eksepsi. Sidang rencananya dilanjutkan pemeriksaan saksi-saksi. Tetapi karena saksi ada yang belum dihadirkan, maka sidang ditunda oleh Majelis Hakim.

Kecelakaan lalulintas yang melibatkan O’brein Susan Leslie itu terjadi pada Rabu (14/8). Saat itu sekitar pukul 12.30 mobil Suzuki APV DK 851 GT yang dikemudikan oleh O’brien Susan leslie yang tinggal di hotel Tanjung Sari di jalan Mekar Sari desa Perancak, Jembrana melaju di jalan raya jurisan Denpasar-Gilimanuk dari arah utara. Setibanya di kilometer 123, wilayah hutan Mbah Temon, Lingkungan Penginuman Gilimanuk, mobil itu mengambil haluan kekanan untuk menyalip truk tidak dikenal yang melaju didepanya.

Namun saat mobil masuk ke jalur kanan, nersamaan dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Beat DK 6346 ABI yang dikendarai Rizqi Akbar Putra 19, warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan Kecamatan Gentang, Banyuwangi, sehingga tabrakan mepalu (adu) jangkrik tidak bisa dihindari.

Akibat beruran keras yang dialami, Rizqi langsung tersungkur dan tewas ditempat dengan kondisi mengalami pendarahan dari hidung dan telinga, tangan dan paha kananya patah. (nm/bpn/tim)