Tekan Kasus Rabies, Dinas Sosialisasikan Bahaya dan Pencegahan

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA, balipuspanews.com- Kasus dua warga Lingkungan Sangkaragung, Jembrana digigit anjing positif terjangkit rabies memang sudah ditangani sesuai prosedur. Vaksinasi dan eliminasi anjing disekitar lokasi juga sudah dilakukan untuk menekan bertambahnya gigitan anjing gila itu.
Selain langkah itu, Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana juga melakukan sosialisai bahaya rabies kepada warga. Sosialisasi itu dilakukan Jumat (4/10) di kantor Lurah Sangkaragung.

Pada sosialisasi yang dipimpin Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet dinas Pertanian dan pangan Pemkab Jembrana I Wayan Widiarsa ini dijelaskan apa itu rabies termasuk bagaimana ciri-ciri anjing rabies serta cara pencegahannya dan langkah yang harus dilakukan jika digigit anjing rabies.

Selain melakukan interaksi dengan warga, petugas juga memutar film pendek tentang bahaya rabies di beberapa daerah di dunia termasuk aksi pencegahan rabies oleh petugas.

“Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat tentang rabies kemudian cara penularan dan cara pencegahan serta bagaimana cara menghindari rabies itu,” ujar Widiarsa.

Dari data di dinas Pertanian dan pangan pada bidang kesehatan hewan ditahun 2019 ini terjadi lebih dari dua ribu gigitan anjing. Dari jumlah gigitan anjing tersebut tercatat ada 9 kasus gigitan anjing positif rabies dimana yang terakhir ditemukan di lingkungan Sangkaragung. (nm/bpn/tim)

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular