Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Badung Usai Dijambret, Bule Perempuan Asal Rusia Ini Menangis di Depan Warung Makan

Usai Dijambret, Bule Perempuan Asal Rusia Ini Menangis di Depan Warung Makan

MANGUPURA, balipuspanews.com – Kasihan benar perempuan asal Rusia ini, yakni Alena Kartaeva (27). Dia jadi korban jambret di Jalan Braban, Banjar Taman, Kerobokan Kuta Utara, Badung, Selasa (7/7) petang.

Bahkan usai Iphone 11 Pro Max miliknya dibawa kabur penjambret, dia langsung menangis di depan warung hingga menjadi perhatian masyarakat.

Akibatnya kasus jambret ini pun viral di media sosial. Tampak bule perempuan yang mengenakan baju warna abu-abu itu terduduk meratapi nasibnya. Hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Kuta Utara.

Korban Alena Kartaeva diketahui tinggal di Vila Subali, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Sekitar pukul 15.20 Wita, korban berjalan kaki hendak menuju ke salah satu rumah makan di Jalan Beraban, Kuta Utara.

Setelah berjalan sekitar 100 meter tiba-tiba datang seorang pengendara motor dari belakang dan langsung menepuk pundaknya dengan keras. Karena ditepuk secara tiba-tiba, korban yang saat itu memegang Iphone 11 Pro Max hampir terjatuh.

Pemotor misterius itu langsung merampas HP dari korban setelah langsung tancap gas meninggalkan korban. Akibat kejadian korban mengalami kerugian Rp 20 juta.

Sementara, Kapolsek Kuta Utara Kompol Marzel Doni, SIK, MH menerangkan setelah menerima laporan korban jambret warga asing, pihaknya langsung memerintahkan anak buahnya mengejar pelaku jambret.

“Setelah kejadian ini di-share di medsos, anggota saya langsung ke TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sambil menunggu laporan resmi dari korban, anggota saya sudah bergerak memburu pelaku,” tegas Kompol Doni.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pick Up Oleng Seruduk Mobil Avanza Parkir

BANGLI, balipuspanews.com – Akibat mengantuk dan hilang konsentrasi, mobil Pick Up bernopol DK 9670 KZ, yang dikendarai Kocong, 42, Pria asal Desa Songan B,...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of