GIANYAR, balipuspanews.com – Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun membuka pembinaan dan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gianyar Tahun 2025, Rabu (6/8/2025) di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar.
Wabup Agung Mayun menyampaikan bahwa Paskibraka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Gianyar, kader pemimpin bangsa yang direkrut dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang.
“Sistem pembinaan serta pelatihan yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan, penguatan aspek mental dan fisik, dilaksanakan agar memiliki kemampuan prima dalam melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” papar Wabup Agung Mayun.
Ia menambahkan, Paskibraka dipersiapkan untuk bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2025 di Alun-alun Kota Gianyar. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan wawasan kebangsaan, serta keterampilan baris-berbaris yang membentuk karakter dan kedisiplinan.
“Saya berharap, pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan tidak saja dapat diaplikasikan dalam proses pengibaran bendera, namun yang lebih utama lagi adalah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, di samping juga dapat diketoktularkan kepada teman-teman dan lingkungannya,” lanjutnya.
Wabup Agung Mayun juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai.
“Saya berpesan, kepada para pelatih, pengawal, dan pendamping serta khususnya adik-adik calon anggota Paskibraka untuk selalu menjaga kesehatan dan kedisiplinan, karena itu menjadi kunci utama untuk keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia,” pungkasnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Putra Amarta menjelaskan, pembinaan dan pelatihan calon Paskibraka Gianyar 2025 diikuti oleh 75 siswa SMA/SMK sederajat kelas X yang berasal dari 12 sekolah di Kabupaten Gianyar, terdiri dari 36 putra dan 39 putri yang lolos seleksi.
“Pelaksanaan pembinaan dan pelatihan calon Paskibraka dilaksanakan selama 22 hari, 7 hari pembinaan fisik secara maraton di Alun-alun Kota Gianyar, dan dari tanggal 4 hingga 18 Agustus 2025 peserta dikarantina di hotel dan latihan secara intensif pagi, sore, dan malamnya pembekalan dari berbagai narasumber,” terang Dewa Gede Putra.
Sebelum pembinaan dimulai, Badan Kesbangpol Gianyar bersama TNI dan Polri telah melakukan perekrutan dengan tahapan seleksi meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dan seleksi kepribadian.
Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan



