Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

10 Tahun GMT Konsisten, Serahkan Tali Kasih untuk Semeton Mualim yang Berangkat Haji

- Advertisement -
- Advertisement -

KARANGASEM, balipuspanews.com – Komitmen menjaga tradisi kebersamaan kembali ditunjukkan tokoh masyarakat Karangasem, I Gusti Made Tusan (GMT).

Memasuki satu dekade pelaksanaan, kegiatan silaturahmi dan penyerahan tali kasih kepada semeton muslim yang akan berangkat haji terus dijaga secara konsisten.

Bertempat di kediamannya, Selasa (5/5/2026), sebanyak 29 jemaah haji asal Karangasem hadir dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. Selain doa bersama, para calon tamu Allah juga menerima dukungan moril serta tali kasih sebagai bentuk perhatian sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Dalam kesempatan tersebut, I Gusti Made Tusan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata menjaga harmoni dan toleransi di tengah masyarakat.

“Ini adalah bentuk kebersamaan kita sebagai masyarakat Karangasem, saling mendukung dan mendoakan, Kami berharap para jemaah berangkat dalam keadaan sehat dan pulang dengan selamat. Tetap saling menghargai dan jangan terpisah-pisah selama menjalankan ibadah,” ujarnya.

Kasubag TU Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karangasem, Muhammad Syaid, menjelaskan bahwa awalnya terdapat 33 calon jemaah, namun terjadi perubahan data.

BACA :  Geger, Remaja 18 Tahun di Karangasem Ditemukan Tewas Ulah Pati

“Dua orang bergabung dari Denpasar, satu mutasi ke Jembrana, dan satu orang meninggal dunia. Sehingga total jemaah asal Karangasem yang diberangkatkan sebanyak 29 orang,” jelasnya.

Seluruh jemaah sudah diberikan dukungan penuh hingga keberangkatan ke Mekkah, termasuk pendampingan sampai ke Surabaya.

Dukungan juga datang dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Karangasem, Gusti Ngurah Gde Subagiartha, mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama menjalankan ibadah.

“Saya mengucapkan selamat perjalanan. Semoga menjadi teladan bagi masyarakat Karangasem. Tetap jaga toleransi dan kebersamaan, serta menjadi contoh bagi generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karangasem, A. Sadat Kadar Usman, menyebut kegiatan ini telah menjadi tradisi panjang.

“Berdasarkan jadwal, jemaah direncanakan kembali ke Karangasem pada 20 Juli,” tandasnya.

Dengan konsistensi selama 10 tahun, kegiatan yang digagas GMT ini menjadi simbol kuatnya persaudaraan lintas umat di Karangasem. Doa dan dukungan yang mengiringi diharapkan mampu menguatkan para jemaah dalam menjalankan ibadah, hingga kembali ke tanah air dengan selamat.

BACA :  Polisi Tangkap 7 Pelaku Pengeroyokan Pemotor di Simpang Kunti

Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular