Karangasem, balipuspanews.com –Tak butuh waktu lama untuk menangkap pelaku tabrak lari yang terlibat kecelakaan di jalan raya tulamben, selasa (30/5). Dalam jangka waktu satu kali 24 jam akhirnya jajaran kepolisian Polres Karangasem berhasil mengungkap kasus tabrakan maut yang berujung pelarian tersebut.

Kasus kecelakaan yang merenggut nyawa pegemudi motor, IKS 40 tahun asal Teja Kula, Buleleng, akhirnya terungkap. Menurut Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Made Subadi didampingi Kanit Laka Polres Karangasem Ipda I Nyoman Sucipta, kendaraan yang terlibat kecelakaan dengan motor Satria yang dikendarai IKS adalah Mobil Tangki milik IGK.

Sebelumnya IGK sempat manjadi saksi mata kejadian tersebut, namun saat itu IGK mencoba mengelabui polisi dengan mengatakan bahwa yang terlibat kecelakaan tersebut adalah mobil pick up yang tidak dikenal dan kabur meninggalkan korban.

Karena ada kecurigaan dengan saksi tersebut polisi pun melakukan reka ulang dengan lebih cermat dan teliti untuk mencocokan bukti dan keterangan saksi di sekitar TKP.

Seteleh dilakukan olah TKP ulang dan meminta keterangan beberapa saksi, Polisi pun curiga atas salah seorang saksi IGK asal Dukuh, Kubu, setelah diselidiki, ternyata tidak di temukan bekas cat pik up di sepeda motor korban, lalu Polisi curiga dengan truk tangki yang dibawa saksi kemudian di periksalah oleh petugas dan ditemukan adanya bekas tabrakan.

Seteleh di cocokan dengan cat sepeda motor milik IKS, ternyata cocok dengan bekas cat sepeda motor korban. Selain itu, juga ada bekas benturan pada pelek dan ban belakang sebelah kanan mobil tangki tersebut. Akhirnya IGK pun tidak bisa mengelak kalau yang terlibat pada kecelakaan tersebut adalah mobil tangki miliknya

“Setelah kita telusuri dan mencocokkan bekas dari kcelakaan tersebut, akhirnya IGK yang berpura-pura sebagai saksi mengakui kalau kecelakaan tersebut terjadi antara truk tangki miliknya dengan sepeda motor IKS,”ujar Subadi.

Saat ini sopir beserta barang bukti satu unit truk tangki sudah di amankan di polres karangasem untuk diproses lebih lanjut.