Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Klungkung 13 Pegawai Terpapar Covid-19, Beberapa Layanan di RSU Gema Santi Nusa Penida...

13 Pegawai Terpapar Covid-19, Beberapa Layanan di RSU Gema Santi Nusa Penida Ditutup

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Setelah 13 pegawainya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, RSU Pratama Gema Santi, Nusa Penida menutup beberapa layanan selama 6 hari sejak Kamis (15/10/2020) hingga Selasa (20/10/2020).

Hal tersebut diungkapkan oleh Dirut RSU Pratama Gema Santi, dr Ketut Rai Sutapa, Kamis (15/10/2020). Pihaknya mengatakan layanan yang ditutup sementara seperti layanan UGD, ruang rawat inap, ruang isolasi pasien Covid-19, dan ruang bersalin.

Menurutnya awalnya ada dua petugas rumah sakit yang kena di keluarga mereka masing-masing.

“Dua orang tertular di keluarga. Awalnya pulang ke kampung di Tabanan. Karena ada keluarga yang positif akhirnya mereka tertular Covid-19. Awalnya kasus ini menyebar dari adanya dua orang tenaga rumah sakit yang terkonfirmasi pada tanggal 7 Oktober lalu. Setelah itu bertambah lagi sebanyak 11 orang,” tegas dr Ketut Rai Sutapa.

Menurut Rai Sutapa, tenaga rumah rumah sakit yang terkonfirmasi Covid-19 tidak hanya perawat, namun juga ada petugas loket dan petugas CS dan lainnya. Sedangkan untuk dokter, dikatakannya belum ada. Tapi ada satu dokter yang sempat kontak erat dengan tenaga rumah sakit yang terkonfirmasi Covid-19, tapi hasilnya PCR menyatakan negatif.

“Mereka yang terkonfirmasi Covid-19 semuanya mengalami gejala ringan. Mereka kini dirawat di RSUD Gema Santi Nusa Penida karena tidak ada hotel di Nusa Penida yang direkomendasi untuk tempat karantina,” Ujar dr Rai Sutapa.

Guna mengantisipasi agar RSU Gema Santi tidak menjadi kluster penyebaran Covid-19, pihak RS sudah melakukan treacing, hasilnya sebanyak 47 orang pegawai RS yang sempat kontak erat kini menjalani isolasi mandiri sambil menunggu jadwal swab yang direncanakan, pada Jumat (16/19/2020).

Lebih jauh dr Rai Sutapa menyatakan, untuk saat ini hanya pelayanan poliklinik saja yang buka. Pihaknya mengatakan untuk pegawai yang tidak ada kontak erat akan tetap bertugas.

20 Oktober 2020. Bahkan untuk mengantisipasi klaster berkepanjangan, pihak rumah sakit juga akan melakukan tes swab kepada tenaga rumah sakit yang sempat kontak erat dengan tenaga rumah sakit yang positif.

Penulis/Editor : Roni/Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Anggota Ditlantas Polda Bali Amankan Pencuri HP

SANUR, balipuspanews.com - Anggota PJR Ditlantas Polda Bali mengamankan seorang pencuri handphone yang sempat dikejar-kejar oleh warga di Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh, Denpasar...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of