DENPASAR, balipuspanews.com – Pengusaha Kapal Pesiar yang tegbanumg dalam “Bringback Bali” mengingatkan kepada masyarakat Bali dan pemerintahnya agar meningkatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan agar terbebas dari COVID -19 dan membuat Bali bangkit.
“Contoh Vietnam,China, Thailand, Singapura, Malaysia kenapa mereka cepat pulih, kenapa Indonesia lama,” kata Michael Sutandi, salah satu pengusaha kapal pesiar yang tergabung dalam komunitas “Bringback Bali dalam pertemuan terbatas dengan para wartawan di Denpasar, Senin (7/6/2020).
Cepat pulihnya suatu negara, kata Sutandi yang sudah melanglang dunia ini adalah SOP Protokol Kesehatan.
“Nah untuk itu, kami mengajak warga Bali dan Pemerintahnya meningkatkan SOP Kesehatannya yang utamanya sebelum melangkah ke arah pembangkitan pariwisata,” ujarnya.
Khusus untuk Bali, SOP Protokoler kesehatan yang perlu ditingkatkan adalah Alat Pelindung Diri pecalang yang berada dibawah naungan Desa Adat.
“Pecalang ini merupakan garda terdepan dalam pengamanan warga Bali, jadi sangat penting untuk diperhatikan termasuk satgasnya,” ucapnya.
Kedepan jika SOP nya sudah paten, pengamanan tradisional ini bisa dijadikan pionir untuk memutus rantai COVID -19 di Bali.
“Setelah SOP meningkat dan COViD 19 menurun, nah disinilah para Dubes berperan untuk memperkenalkan Bali,” ungkapnya.
Disini lain, Michael menjelaskan soal nama komunitas bringback Bali.
“Komunitas ini ini dibuat dengan maksud agar covid ini berlalu agar membalikkan Bali seperti dulu lagi dengan cara gimana caranya mengeluarkan Bali dari covid, langkah yang dilakukan adalah pertama masalah donasi,APD pecalang,” jelasnya.
Pada prinsipnya masalah sembako masih stabil di Bali, yang rumit masih berkutat pada masalah kesehatan.
“Intinya Bali mesti meningkatkan Kesehatan,” tegasnya.
Penulis/Editor : Putu Artayasa



