Senin, Juni 24, 2024
BerandaDenpasarHari Raya Waisak, Napi Lapas Kerobokan Asal Tiongkok dan Thailand Terima Remisi

Hari Raya Waisak, Napi Lapas Kerobokan Asal Tiongkok dan Thailand Terima Remisi

DENPASAR, balipuspanews.com – Puluhan narapidana umat Budha menerima pengurangan masa pidana atau hak Remisi Khusus (RK) saat Hari Raya Waisak Tahun 2024. Penyerahan SK remisi dilakukan masing-masing Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan secara serentak, pada Kamis (23/5/2024).

Pemberian remisi ini dilaksanakan di Vihara Meta Arama Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Kantor Wilayah Kemenkumham Bali. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi Khusus Waisak Tahun 2024 oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan (Kalapas), RM. Kristyo Nugroho secara simbolis kepada perwakilan narapidana dengan didampingi pejabat terkait.

Dalam sambutannya, Kalapas Kristo Nugroho berpesan untuk tetap menjaga perilaku selama menjalani hukuman di Lapas Kerobokan. Menurutnya, pemberian remisi bukan hanya sekedar pengurangan masa pidana semata, namun harus dipandang sebagai perenungan diri untuk mengingat kesalahan yang telah diperbuat.

“Pemberian remisi atau pengurangan hukuman yang saudara terima diharapkan dapat membuat saudara menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih semangat untuk mengikuti program pembinaan, serta jadikan momentum Hari Raya Waisak ini sebagai refleksi diri untuk terus meningkatkan ketaatan kepada Tuhan YME”, pesan Kalapas.

BACA :  Buka Olympic Day di GBK, Ketua DPD RI Bakar Semangat Atlet untuk Olimpiade 2024 Paris

Dijelaskannya, pemberian remisi merupakan hak bagi setiap narapidana yang telah memenuhi persyaratan baik substantif maupun administratif. Sekaligus bentuk penghargaan karena telah menunjukan adanya perubahan perilaku berdasarkan sistem penilaian pembinaan narapidana.

Dibeberkannya, narapidana yang memperoleh Remisi Waisak tahun ini sebanyak 8 orang, 3 orang diantaranya merupakan Warga Negara Asing yang berasal dari Tiongkok dan Thailand.

“Lapas Kerobokan komitmen akan terus memberikan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan HAM yang optimal kepada warga binaan,” terangnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Pramella Yunidar Pasaribu menyambut baik pelaksanaan pemberian remisi ini. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Hukum dan HAM dalam memberikan penghargaan kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan berkelakuan baik selama menjalani masa pidananya.

“Saya berharap narapidana yang mendapatkan remisi ini dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih semangat dalam mengikuti program pembinaan di Lapas Kerobokan,” ucap Pramella.

Pramella menyampaikan apresiasi kepada Lapas Kerobokan atas komitmennya dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan HAM yang optimal kepada warga binaan, termasuk bagi narapidana WNA yang berasal dari Tiongkok dan Thailand.

BACA :  Pj Bupati Gianyar Launching Program Pemusatan Latihan Atlet Gianyar (Puslag)

“Saya yakin dengan sinergi dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak, Lapas Kerobokan dapat terus menjadi tempat pembinaan yang efektif dan humanis bagi para narapidana,” ungkap Pramella.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular