Jaksa Agung HM Prasetyo
sewa motor matic murah dibali
Jakarta, balipuspanews.com – Jaksa Agung HM Prasetyo menepis bahwa proyek Pertamina yakni pembelian aset (Interest Participating/IP) milik ROC Oil Company Ltd di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia sudah disetujui oleh Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero), menyusul tersangkanya bekas Dirut Pertamina Karen Galaila Agustiawan yang merugikan negara senilai Rp568 milyar.

“Siapa bilang, kamu dapat informasi darimana ada persetujuan dari Komisaris. Justru semestinya memang harus mendapat persetujuan, tapi kalau tidak bulat atau tidak ada sama sekali bagaimana, itu dimanipulasi katanya ada persetujuan, setelah diteliti ternyata tidak ada persetujuan itu,” tutur Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Jumat (6/4).

“Ya ada indikasi seperti itu. Jadi semuanya harus diajak, apa gunanya Komisaris kalau tidak diajak bahas sesuatu, apalagi ini masalah strategis dan sangat penting,” sambung dia. (edo)

Tinggalkan Komentar...