BULELENG, balipuspanews.com – Enam ekor babi guling di persembahkan dalam ritual bayar kaul yang dilaksanakan oleh Bupati Buleleng, bertempat di Kantor Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, beberapa hari sebelumnya.
Hal itu dilakukan sebagai tanda syukur setelah Desa Bondalem bisa terlepas dari penyebaran Covid-19 yang beberapa bulan lalu angkanya capai ratusan orang, namun saat ini telah jauh berkurang serta sudah tidak seperti sebelumnya.
Kepala Desa Bondalem Gede Ngurah Sadu Adnyana menyampaikan ritual berkaul enam babi guling yang dilakukan Bupati Buleleng sebagai bentuk rasa syukur karena warga di desa yang Ia pimpin sudah diberikan kesehatan hingga saat ini. Janji yang dilakukan sebelumnya saat ini sudah dilakukan di Padmasana yang ada dikantor Desa Bondalem.
“Ini sebagai ungkapan syukur bapak Bupati bayar kaul enam ekor babi guling dan sebelum itu kita haturkan di Padmasana karena covid-19 disini sudah jauh dari yang diharapkan,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, masyarakat Desa Bondalem selama ini sangat patuh terhadap seluruh himbauan yang dikeluarkan dari Pemerintah. Maka dari itu ini pula yang lah yang menyebabkan covid-19 di desa ini bisa mereda.
Dirinya pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng karena sudah memberikan bantuan saat karantina desa. Bahkan hingga saat ini pihaknya selalu melakukan kampanye protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).
“Perlu kesadaran terutama kami di Pemerintahan Desa harus memberikan contoh 3M kepada masyarakat. Kalau kami tidak menerapkan itu, masyarakat pasti akan mencontoh kami,” jelasnya.
Disisi lain Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST menjelaskan alasannya menyelenggarakan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Perbekel Desa Bondalem. Ia mengatakan, peresmbahyangan bersama ini merupakan janjinya yang pernah dirinya ucapkan saat memberikan bantuan ke desa tersebut saat menjalani karantina.
“Ini sebuah ritual rasa syukur saya sebagai Kepala Daerah karena Desa Bondalem sudah terlepas dari pandemi. Tentunya disaat seperit itu, kita sebagai umat beragama harus berserah diri kepada tuhan disamping melakukan upaya-upaya pencegahan,” terangnya.
Ditanya terkait upaya Pemkab Buleleng dalam pencegahan penyebaran covid-19 di Buleleng, dirinya mengaku pihaknya selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang protokol kesehatan.
“Kita perlu mewaspadai bersama tentang penanganan covid ini jangan sampai kewaspadaan kita turun sehingga kasus covid kembali meningkat,” tutupnya.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



