Jumat, Agustus 28, 2026

Kasus Turis Taiwan di Lovina, Polisi Siapkan Sanksi Sosial untuk Pelaku

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Kasus dugaan tindakan tidak menyenangkan yang dialami seorang wisatawan perempuan asal Taiwan saat berlibur di kawasan wisata Lovina, Buleleng akhirnya menemui titik terang. Berdasarkan keterangan Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman kasus tersebut tidak dilaporkan oleh korban. Namun polisi tidak membiarkan begitu saja dan tengah menyiapkan sanksi sosial di luar jalur pidana agar memberikan efek jera.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil menjalin komunikasi langsung dengan korban melalui email, serta berkoordinasi dengan Kepolisian Taiwan.

Berdasarkan komunikasi tersebut, korban mengapresiasi gerak cepat Polres Buleleng. Namun, korban memutuskan untuk tidak membuat laporan polisi secara resmi. Kasus ini pun dipastikan tidak dapat dilanjutkan ke proses pidana karena tergolong sebagai delik aduan.

“Hasil koordinasi, korban mengaku kejadian yang dialaminya sudah lama. Korban juga mengaku meninggalkan Indonesia sejak 15 Juli 2026 menuju Vietnam dan kini berada di luar negeri. Unggahan video di media sosial baru dilakukan beberapa waktu setelah korban meninggalkan Bali,” tegas Kapolres saat dikonfirmasi Rabu (26/8/2026).

BACA :  Kecanduan Judi Online, Guru Honorer Mencuri dengan Modus Tantangan Konten TikTok

Selain itu, Kapolres menegaskan bahwa korban telah menyatakan cukup melaporkan kejadian yang dialaminya melalui media sosial untuk menjadi perhatian bersama dan tidak ingin memperpanjang permasalahan ke jalur hukum. Meski begitu pihak kepolisian sempat menawarkan opsi pembuatan laporan secara daring (online), tetapi korban menolak.

“Korban menolak membuat laporan, jadi proses pidana tidak dapat berjalan terhadap pelaku berisinial WS. Tapi kami tidak akan membiarkan begitu saja dan sedang disiapkan sanksi sosial di luar jalur pidana agar memberikan efek jera. Misalnya kewajiban melakukan pembersihan di area pura setempat,” imbuhnya.

Kapolres Buleleng juga menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan wisatawan adalah faktor mutlak bagi pariwisata Bali, khususnya Buleleng yang saat ini sedang berkembang pesat. Tindakan sekecil apa pun yang mengganggu wisatawan dapat berdampak besar pada citra pariwisata daerah.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku pariwisata di Buleleng agar senantiasa menjaga sikap santun dan menghormati batasan kenyamanan para wisatawan demi menjaga nama baik Bali di mata dunia.

BACA :  Rencana Aksi Demo Warga dari Sejumlah Daerah ke Gedung DPR, Puan Siap Terima Asal Jaga Ketertiban

Penulis : Nyoman Darma 
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular