25.4 C
Denpasar
06/10/2022, 3:49 AM
NasionalJakartaKonstitusi Belum Atur Penundaan Pemilu Akibat Chaos Karena Bencana Nasional

Konstitusi Belum Atur Penundaan Pemilu Akibat Chaos Karena Bencana Nasional

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Wacana penundaan Pemilu 2024 terus bergulir. Penyebabnya tak lain adalah pandemi Covid-19 yang masih membayangi dan potensi serangannya yang kemungkinan bisa mengganggu terselenggaranya Pemilu 2024.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid (Gus Jazil) mengatakan virus corona yang terus berkembang dan berevolusi dengan begitu banyak varian bisa menimbulkan chaos besar atau kekacauan sehingga memaksa Pemilu 2024 harus ditunda.

Oleh karena itu, menurutnya Indonesia perlu menyiapkan segala hal untuk mengantisipasi hal itu terjadi termasuk merumuskan dasar hukum penundaan pemilu di dalam konstitusi akibat bencana nasional.

Penegasan disampaikan Gus Jazil dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Wacana Penundaan Pemilu, Sikap DPR?” Media Center MPR/DPR/DPD RI, Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Selain Gus Jazil, diskusi juga menghadirkan narasumber Muhammad Rifqinizamy Karsayuda (Anggota Komisi II DPR Fraksi PDI Perjuangan) dan Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini.

Diakui Gus Jazil yang juga Anggota Komisi III DPR RI, hingga saat ini telah ada kesepakatan jadwal hari H pemungutan suara antara pemerintah, DPR dan KPU selaku penyelenggara Pemilu yaitu pada 14 Februari 2024.

“Tapi gimana kalau nanti 2024 tiba-tiba ada bom pandemi yang nggak tahu dikirim dari mana, terus kita nggak punya konstitusi? Itulah yang saya sebut terjadi chaos besar,” ujarnya.

Baca Juga :  IHPS I 2022 BPK Beri Opini WTP Seluruh Pemda di Bali

Apabila itu terjadi dan Indonesia belum menyiapkan klausul dimaksud melalui rumusan UUD NRI 1945 maka sulit dibayangkan kekacauan yang mungkin terjadi.

“Kalau tiba-tiba ada bom pandemi. Saya mau bertanya kepada para pakar dan kita semua. Bukannya akan lebih chaos lagi, sehingga perlu kita atur lebih awal,” pesan Gus Jazil yang juga Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Oleh karena itu, pasal penundaan Pemilu dalam UUD NRI 1945 menurutnya perlu dirumuskan untuk memberikan kepastian hukum jika benar nanti terjadi chaos besar karena serangan pandemi yang tidak bisa diduga.

“Kalau ada daerah yang kena bencana, itu bisa ditunda dan selama ini ada aturannya. Tapi kalau sifatnya nasional, itu di dalam konstitusi kita nggak ada,” tegas Gus Jazil.

Agar wacana ini tak dianggap barang haram, Gus Jazil mengatakan partainya akan mulai menggelar diskusi publik dengan mengundang para pakar, akademi dan pihak berkompeten baik yang pro maupun kontra secara ilmiah.

“Kita akan diskusi publik. Kita undang para pakar yang pro dan kontra, untuk menilai wacana ini secara ilmiah. Untuk menilai wacana ini penting atau tidak. Mungkin dalam dalam minggu ini PKB MPR akan memulai itu. Supaya ini tidak dianggap barang haram,” tegas Gus Jazil.

Baca Juga :  DPR Sahkan Anggota Komnas HAM Terpilih, Puan Berharap Hak-hak Perempuan Semakin Terjamin

Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan kesepakatan pelaksanaan hari H pemungutan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 sudah clear dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Namun, apabila ada sejumlah elit partai menginginkan amandemen UUD NRI 1945 dengan alasan perlunya mengantisipasi chaos di tahun Pemilu karena serangan pandemi, maka perlu disikapi dengan kehati-hatian.

Ia khawatir jika amandemen konstitusi dilakukan hanya untuk mengakomodir rasa kekhawatiran tentang itu maka sangat mungkin pembahasannya menjadi liar dan tidak bisa dibendung. Sebab, begitu banyak pihak yang ingin melakukan amandemen UUD NRI 1945.

“Karena tentu akan membuka kotak pandora bagi proses berbangsa. Bukan hanya soal isu kepemiluan yang relevan dibicarakan tetapi juga isu-isu yang lain,” ingatnya.

Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini meminta semua pihak mengesampingkan berbagai wacana penundaan Pemilu 2024 dengan berbagai isu seperti kemungkinan bom pandemi Covid-19 seperti yangdiutarakan Gus Jazil atau dampak invasi Rusia ke Ukraina yang bisa berimbas ke Indonesia.

Baca Juga :  KIB Didorong Gelar Konvensi Penjaringan Capres untuk Penguatan Barisan Pendukung

Sebab dengan menggunakan 3 momentum politik yang ada maka sebenarnya berbagai isu yang mendorong dilakukannya wacana penundaan pemilu isa dipatahkan.

Pertama, momentum adanya kesepakatan anatara pemerintah, DPR dan KPU yang telah menyepekati Pemilu 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Kemudian momentum kedua yaitu laporan lembaga dunia Economist Intelligence Unit (EIU) yang merilis democracy index 2021, dimana Indonesia mengalami perbaikan peringkat demokrasi dunia dari yang semula pada 2020 di peringkat ke-64, naik menjadi peringkat ke-52.

“Itu memberikan harapan bahwa demokrasi kita perlahan membaik dan semakin baik dengan agenda Pemilu 2024. Karena kecenderungannya kalau kita menyelenggarakan pemilu nasional itu akan diikuti dengan kinerja demokrasi yang membaik,” ucap Titi.

Momentum ketiga adalah denga telah dipilihnya keanggotaan baru Anggota 7 KPU RI dan 5 Anggota Bawaslu RI yang akan mengemban tugas besar sebagai penyelenggara Pemilu 2024.

“3 momentum demokrasi awal tahun itu, mestinya tidak memberikan ruang bagi kita untuk berwacana. Karena itu sesuatu yang sebenarnya secara akademik sehingga semuanya argumen yang ada sudah terbantahkan,” tegas Titi.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of