Korem/163 Wira Satya Kuatkan Kesadaran Bela Negara terhadap Generasi Muda

BADUNG, balipuspanews.com – Dalam rangka menyiapkan generasi muda penerus bangsa dalam upaya kesadaran terhadap bela negara, Pemerintah dalam hal ini TNI Korem/163 Wira Satya memberikan Binter (bimbingan teritorial) penguatan bela negara terhadap siswa di SMK PGRI 1 Badung (Skagrisba), Kamis (29/9/2022).

Kegiatan yang bertajuk “Melalui Kegiatan Bela Negara Bagi Generasi Kita Wujudkan Binter TNI AD Yang Adaftif Untuk Menumbuhkan Cinta Terhadap Tanah Air, Semangat Nasionalisme Menanamkan Kembali Nilai Luhur Pancasila Yang Mulai Luntur”, diawali dari pagi hari dengan kegiatan pelatihan baris-berbaris (PBB), melatih kedisiplinan dan penguatan berupa teori-teori yang diikuti seluruh siswa-siswi Skagrisba.

Kasi Teritorial Korem/163 Wira Satya Hari Sandi mengungkapkan, penguatan kebangsaan dan bela negara penting diberikan kepada generasi muda demi melahirkan calon-calon pemimpin atau penerus bangsa yang sadar akan bela negara.

Baca Juga :  Cegah Pasokan Narkoba Akhir Tahun, BNN Gelar Operasi di Seluruh Indonesia

Dengan diberikan penguatan bela negara bertujuan untuk meletakkan pondasi yang kuat untuk menciptakan calon pemimpin yang kuat dan hebat.

“Kita lihat 10 tahun ke depan generasi muda yang sekarang ini akan menjadi calon pemimpin. Dengan dibekali wawasan dan bela negara tentu akan lahir pemimpin yang memiliki bela negara yang kuat dan hebat,” tegasnya.

Sandi menambahkan, meski sekarang siswa di sekolah sudah mendapatkan pelajaran seperti sejarah bangsa maupun kewarganegaraan, penguatan ini tetap dilakukan kepada lembaga pendidikan mulai dari SMP, SMA, bangku kuliah maupun organisasi penting untuk dikuatkan.

Kekhawatiran, lanjut Sandi, selalu ada, namun pemerintah dalam hal ini TNI selalu bertindak preventif. Bukan berarti setelah generasi hancur baru dibina. Melainkan melakukan langkah pencegahan dan penguatan.

Baca Juga :  Filosofi Padi Beras Nasi untuk Aparatur Pemerintah dan Guru di Buleleng

“Generasi muda kita sudah kuat, kita perkuat lagi,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan, kegiatan penguatan bela negara bukan berarti adanya kekhawatiran, melainkan tugas TNI dalam rangka teritorial dan tetap harus turun kepada siapapun, karena TNI kuat karena rakyat.

Sementara Ketua YPLP Kabupaten PGRI Badung sekaligus Pembina Skagrisba Dr. Drs. I Made Gde Putra Wijaya, SH., M.Si, mengapresiasi atas dipilihnya SMK PGRI Badung dipilih untuk diberikan penguatan pendidikan bela negara. Pihaknya menyadari bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam rangka bela negara.

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka menyiapkan generasi penerus bangsa untuk memiliki kesadaran akan bela negara. Kesadaran jni harus digugah, jika tidak, niscaya kesadaran bela negara akan terwujud,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pencegahan Anti Korupsi Digaungkan di Gianyar Saat Road To HAKORDIA 2022

Sebagai peran yang dimiliki TNI yaitu sebagai pertahanan kekuatan dan keamanan negara dari ancaman perang secara langsung atau tidak langsung. Selain juga fungsi teritorial juga harus dijalankan karena bela negara bukan tanggung jawab TNI saja, melainkan tanggung jawab masyatakat secara bersama.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan bela negara di Skagrisba yaitu Mayor inf. I Wayan Notes, Mayor IGM Sueda dan Mayor Inf. I Wayan Widnyana. Siswa tampak antusias dalam menyimak dan mengikuti penguatan yang diberikan Korem/163 Wira Satya.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan