Siswa dan siswi berprestasi
Siswa dan siswi berprestasi
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SEMARAPURA,balipuspanews.com – Sebagai sekolah unggulan rupanya SMAN 1 Semarapura, Klungkung benar benar diperhitungkan ditingkat nasional. Betapa tidak saat pelaksanaan UNBK tahun ini, SMAN 1 Semarapura berhasil mencetak prestasi bersejarah.

Sebab, khusus pada mata pelajaran pilihan Bahasa Jepang, tiga siswa SMAN 1 Semarapura mampu meraih nilai sempurna 100. Satu di antaranya, bahkan langsung diterima di Universitas Udayana melalui jalur SNMPTN pada Fakultas Ilmu di Sosial dan ilmu Politik, Program Studi Hubungan Internasional.

Ditemui di SMAN 1 Semarapura, belum lama ini, ketiga siswa kelas XII IPB tersebut antara lain Ida Ayu Ngurah Intan Marlina, Komang Untung Wibawa dan Raman Agung Rahmani. Guru Bahasa Jepang, Drs. I Ketut Putra, menyampaikan capaian tahun ini mampu melampaui target dan meningkat dari tahun sebelumnya. Saat itu, hanya satu siswa yang bisa memperoleh nilai sempurna. Raihan ini menurutnya, kunci dasarnya adalah tekun, disiplin dan kerja keras.

“Menjelang ujian, ada karantina satu bulan. Disana kami latih terus dengan tingkat kesulitan soal yang berjenjang,” kata Ketut Putra yang juga Waka Sarana SMAN 1 Semarapura ini.

Proses pembinaan saat itu, juga dibentuk dari siswa dan untuk siswa. Siswa yang sudah paham, kemudian mengajari temannya yang masih kurang. Sehingga mampu menciptakan suasana dan semangat belajar yang berbeda dalam menyambut 50 soal UNBK pilihan ganda.

Ketiga siswa ini mengaku amat bersyukur, bisa memenuhi harapan sekolah. Ketiganya memiliki cara berbeda saat belajar. Seperti Marlina, dia harus bangun setiap jam 1 malam dan belajar sampai jam 4 pagi. Menurutnya, belajar tengah malam itu bisa membuatnya lebih fokus. Ketika sudah pagi, dia langsung berangkat ke sekolah.

“Kalau sudah fokus, dari tengah malam, sampai di sekolah sama sekali tidak mengantuk,” kata siswa yang sudah mempersiapkan diri mematangkan ilmu bahasa asingnya pada program studi Hubungan Internasional Unud ini.

Sementara, Untung, mengaku meningkatkan intensitas belajar sebulan terakhir menjelang ujian. Tetapi, seminggu menjelang ujian dia menciptakan ketenangan dalam dirinya dengan tidak lagi membahas materi ujian lagi. Tetapi sifatnya hanya pengulangan hal-hal yang dianggap prinsip. Rahma beda lagi. Dia sudah menyiapkan diri menghadapi ujian ini sejak duduk di kelas XI.

“Saat duduk di kelas XI, saya sudah pelajari semua materi pelajaran kelas XII. Jadi, menjelang ujian itu tiba, tinggal mematangkan kembali saja,” ujar siswa yang ingin mengaplikasikan kemampuan berbahasa asingnya.

Kepala SMAN 1 Semarapura, Dewa Gede Anom, S.Pd., mengapreasi capaian para siswanya ini. Nilai sempurna ini merupakan wujud komitmen sekolah atas kepercayaan masyarakat yang menyekolahkan anak-anaknya di SMAN 1 Semarapura. Apalagi, dengan menggunakan sistem zonasi ini, maka sekolah yang dulunya disebut unggulan harus memiliki pendekatan lain, agar tetap mampu mempertanggungjawabkan status sebagai sekolah berprestasi.

“Atas capaian nilai sempurna ini, ketiga siswa ini, kami berikan reward, bebas pungutan sekolah selama tiga bulan,” ujar Dewa Gede Anom tegas.(Roni/bpn/tim)

Advertisement
Loading...

Tinggalkan Komentar...