Operasi Ketupat Agung di Buleleng, Kasus Kriminalitas Menurun, Laka Lantas Meningkat

SINGARAJA, balipuspanews.com — Selama pelaksanaan operasi Ketupat Agung 2019, berakhir 10 Juni lalu menunjukkan  jumlah kejadian laka lantas selama operasi Ketupat Agung 2019 mengalami kenaikan. Sementara angka kriminalitas di Buleleng  menurun.

Kapolres Buleleng AKBP Suratno usai menggelar apel persiapan pengamanan sidang makamah konstitusi (MK) gugutan pemilu menyebutkan hasil operasi ketupat 2019 di wilayah hukum Polres Buleleng adanya penurunan gangguan kamtibmas atau kriminal, dibandingkan dengan operasi ketupat tahun 2018 lalu.

 

“Tahun lalu ada 9 kejadian kriminalitas, sekarang hanya ada 4 gangguan kriminalitas. Itupun didominasi oleh kejahatan berkaitan dengan kasus perempuan dan anak. Seperti kasus pencabulan, melarikan anak gadis, persetubuhan dan kasus pencurian,” ungkap Kapolres Suratno.

Masih kata dia, untuk laka lantas ada peningkatan pada operasi ketupat 2019. Sebelumnya tahun lalu (tahun 2018) hanya 17 kasus kecelakaan. Kemudian tahun ini bertambah menjadi 19 kecelakaan lalu lintas.

 

“Dari sisi kerugian bisa kami tekan. Tahun 2018 ada 2 orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Tahun iini patut bersyukur tak korban jiwa dari kecelakaan lalu lintas. Artinya dapat kami tekan,” imbuhnya.

Laka lantas masih didominasi kendaraan roda dua. Penyebab karena faktor kelalaian dari pengemudi dalam mengemudikan kendaraannya mengakibatkan terguling atau menabrak pohon.