Kawasan wisata Nusa Penida banyak memiliki pemandangan eksotic namun tampak berbahaya karena tidak ada pagar pengaman
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura, balipuspanews.com- Pasca meninggalnya wisatawan asing asal China Liang Wangchang, 46, ditebing Devil Tears, Nusa Penida, Klungkung membuat instansi terkait yang membidangi kepariwisataan melakukan evaluasi.

Bahkan, Kadis Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta yang dihubungi Rabu ( 13/6) 2018 mengaku sudah mendesain pagar pengaman yang akan dipasang di tepi pantai Devil Tears. Untuk  memuluskan langkah itu, Diparda Klungkung sudah melakukan koordinasi dengan ASITA Bali.

“ Pihak ASITA menyatakan siap membantu,” ujar Sukasta.

Informasi yang berkembang, pihak ASITA sudah sejak tiga bulan lalu siap membantu dengan menyiapkan pagar pengamanan dengan pagar besi. Namun, pelaku pariwisata menolak pengunaan pagar besi karena alasan estetika dan menganggu view pantai. Pelaku pariwisata mengusulkan mengunakan bahan kayu besi yang didesain khusus. Hal itu menyebabkan pemasangan pagar sedikit terlambat.

Saat ini, lanjut Sukasta, pihaknya telah membuat desain baru dan sudah diperlihatkan kepada masyarakat setempat. Jika sudah disetujui baru akan dikerjakan.

“ Kami berharap dengan pemasangan pagar nanti tidak ada lagi jatuh korban di tebing tersebut,” harapnya.

Secara khusus Dinas Pariwisata Klungkung menghimbau kepada para guide  yang mengantar wisatawan ke tempat tersebut bisa menyarankan kepada tamunya agar menjaga jarak yang aman saat tamu  melakukan selfie di bibir tebing pantai Devil Tears.

Pun demikian, menurut penuturan beberapa pemandu wisata, masalah keamanan sudah sering diingatkan saat tamu nekad berfoto didepan tebing Devil Tears. Tapi, banyak wisawatan yang mengabaikan peringatan guide.

Seperti diberitakan sebelumnya, wisatawan asal China Liang Wangchang, 46, tewas setelah terpleset saat selfie dibibir tebing Devil Tears. Tubuh korban terjatuh dari tebing yang tingginya sekitar 5 meter dan tenggelam ke laut. Tubuh korban ditemukan mengambang sempat dilarikan ke Puskesmas Nusa Penida 2 hingga dirujuk ke RS Sanglah. Sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. ( roni/sur)

 

 

Tinggalkan Komentar...