Rapat Gabungan DPRD Klungkung dengan Eksekutif bertempat di Gedung Dewan Klungkung
Rapat Gabungan DPRD Klungkung dengan Eksekutif bertempat di Gedung Dewan Klungkung
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Partai Gerindra mulai “menghabisi ” Bupati Suwitra dalam rapat gabungan di kantor DPRD Klungkung, Senin (22/7).
” Saya mohon solusi dari pemkab terkait pemerbaikan jalan Telaga-Limo, Nusa Penida. Apalagi kondisi jalan ini sudah memprihatinkan,” kata I Wayan Baru, Pimpinan Gerindra Klungkung yang juga Ketua DPRD setempat.

Menurut politisi asal Desa Sakti, Nusa Penida ini, ruas jalan tersebut masih rusak dan sempat mengalami gagal tender.

 I Wayan Baru gencar menyoroti minimnya penerangan jalan di Nusa Penida. Bahkan menurut Wayan Baru, banyak penerangan jalan yang sudah rusak. Hal ini tentu membuat wisatawan kurang nyaman, saat berwisata di Nusa Penida. Apalagi cukup banyak wisatawan yang juga jalan-jalan menikmati malam di Nusa Penida.

” Jika ada lampu penerangan jalam rusak, segera saja diperbaiki. Jangan saling menunggu. Lampu penerangan jalan ini juga infrastruktur, yang sangat menunjang pariwisata,” jelas Baru.

Hal lain yang disoroti Wayan Baru, yakni prihal masih banyaknya wilayah di Nusa Penida yang masih Blank Spot, atau tidak terjangkau sinyal komunikasi. Pemkab diminta segera mencari solusi untuk hal ini.

” Misalnya desa Sekar Taji, di Nusa Penida. Itu wisatawan banyak kesana, tapi Google tidak keluar-keluar karena tidak ada sinyal,” jelas Wayan Baru.Bukannya mendukung gelaran Festival yang memnbuat pariwisata Nusa Penida Booming,malah Wayan Baru kembali mengkritisi,  agar anggaran festival sementara dialihkan ke pembangunan infrastruktur.

” Festival saya apresiasi, memberikan hiburan bagi masyarakat dan promosi pariwisata. Tapi alanglah baiknya ditunda sekali, dan dialihkan anggrannya ke infrastruktur,” ungkap Baru nada tinggi.

Sementara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dengan nada santai  memberikan tanggapannya, terhadap apa yang disoroti oleh Wayan Baru  terkait perbaikan jalan di Telaga-Limo Nusa Penida, Pemkab berencana akan  memasang anggaran tersebut di anggaran perubahan.

” Proyek itu gagal tendernya setelah ketok palu. Sehingga tidak memungkinkan disisipkan saat induk tahun 2019. Kami berusaha sisipkan di anggaran perubahan, dan saya tugaskan Dinas PU untum mengecek waktunya,” ujar Suwirta dihadapan para OPD yang ikut hadir kompak.(Roni/bpn/tim)