Ritual Nebes di Pura Sukaluwih, Payangan
sewa motor matic murah dibali

Religi, balipuspanews.com – Ritual Nebes atau melepas wajah atau prarai tapakan Barong dan Rangda di Pura Sukaluwih Banjar Selat, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar diwarnai kerauhan atau Kesurupan bertepatan dengan hari raya Purnama, Jumat (27/7).

“Krama yang kerauhan kebanyakan wanita. Beberapa sampai berguling-guling di tanah ketika prerai atau tapel diputus dari tapakan/Ida Bhatara. Pemandangan itu terjadi saat berlangsung proses nebes atau melepas wajah barong dan rangda pada rangkaian upacara ngodakin di salah satu pura setempat, ” kata Bendesa Desa Pakraman Selat I Made Suarjaya.

Ia mengatakan ritual nebes disaksikan langsung Ida Pedanda dari Tampaksiring, pada saat proses Ida Peranda berada di depan tapakan setelah digotong warga dari tempat memios atau tempat memimpin upacara.

Baca Juga: Sebelum Keluar Air, Tunas Pohon Gegirang Sempat Dilingkari Ular Gaib

“Katanya tidak boleh menginjak tanah menuju tempat nebes.
Prerai Ida Bhatara setelah nebes, langsung dibawa ke bangunan suci,” jelasnya.

Lebih jauh ditekankan, sejak upacara ini, warga wajib megebakan atau begadang.

Prosesi ini dilakukan setelah adanya pembaharuan badan barong dan rangda, lantaran puluhan tahun tidak diservice.

“Warga melakukan ini berkekuatan bhakti dan semangat. Sementara dana yang dibutuhkan lumayan banyak. Karena itu diharapkan ada perhatian berbagai pihak, utamanya pemerintah,” jelasnya didampingi Ketua Panitia I Wayan Darmawan SPd dan panitia lain Artawan

Pada kesempatan itu hadir mantan Wakil Gubernur Bali, IGN Kesuma Kelakan yang kini mencalonkan diri ke DPR RI, Nyoman Kandel yang juga mencalonkan diri ke DPRD Gianyar, serta undangan lain.

Setelah acara persembahyangan bersama, dilakukan dharma wacana dari Ida Pedanda dan tatap muka warga setempat dengan IGN Kesuma Kelakan dan lainnya.
(rls/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...