Ketua KPU KLungkung Gusti Lanang Mega Saskara,SH didampingi Bidang Hukum Wayan Sumerta dihadapan media
Ketua KPU KLungkung Gusti Lanang Mega Saskara,SH didampingi Bidang Hukum Wayan Sumerta dihadapan media

SEMARAPURA,balipuspanews.com- Saat acara persamaan Persepsi yang disampaikan jajaran KPU Klungkung dengan awak media di Warung Sungai Unda,KLungkung Senin(15/4/2019),dimana dalam paparannya Ketua KPU Klungkung Gusti Lanang Mega Saskara,SH ada hal yang menarik dan sangat penting diketahui warga para pemilih saat menjelaskan rincian alur tata cara pencoblosan di ruang TPS diseluruh Kabupaten Klungkung.

Saat itu disebutkan Lanang Mega Saskara ,agar warga para pemilih yang suka berselfie (swafhoto red) agar berhati hati untuk melakukan kegiatan hobynya yang suka selfie tersebut. Karena bisa saja tanpa disadari karena hoby malah asik selfie diruang pencoblosan di TPS mereka lalu tanpa disadarinya langsung mengunggahnya ke medsos ataupun dimedia lainnya. Tentu saja tindakan mereka termasuk pelanggaran pidana , bakal bisa yang bersangkutan terseret berurusan dengan hukum karena ketentuan tersebut,dia bisa dibawa keranah hukum yang jelas membahayakan diri mereka sendiri.

sewa motor matic murah dibali

“ Ada ketentuan tegas saat melakukan pencoblosan setiap warga negara yang mempunyai hak pilih yang kedapatan melakukan selfie swafhoto maupun mensare aktifitas di TPS keruang medsos atau ruang publik lainnya bisa dikenai sangsi pidana,”ujar Mega Saskara tegas . Menurut Ketua KPU KLungkung Gusti Lanang Mega Saskara,SH ini, kegiatan tersebut dianggap melanggar pidana ,karena sesuai UU nomor 7 tahun 2017 junto KPU nomor 3 tahun 2019 dan buku petunjuk KPPS tentang petunjuk penghitungan suara dan pencoblosan suara itu termasuk tindakan pidana,terangnya.

Lebih detil disebutkan larangan itu menurut Mega Saskara itu termasuk informasi larangan swafhoto( selfie red) juga termasuk semua peserta pemungutan suara wajib melakukan celup jari tangan sebagai bukti dirinya sudah melakukan pencoblosan,serta menghindari mereka lagi melakukan pencoblosan ditempat lainnhya,.

Disisi lain malah KPU KLungkung mengajak semua pemilih untuk ikut lomba selfie ( Swafhoto red) berpoto ria diluar bilik suara di TPS sebagai bentuk keikut sertaannya datang secara sadar dan kepeduliannya ikut melakukan pencoblosan ke TPS mereka boleh datang untuk mencoblos serta sebagai bentuk tanggung jawab sebagai warga negara yang baik . Nantinya hasil Poto selfie mereka diluar TPS yang hadir ini akan diundi pemenangnya serta akan diumumkan di publik ataupun di web KPU KLungkung.

Sementara yang diperbolehkan menjadi anggota panitia KPPS dimasing masing Desa /kelurahan ini ,adalah mereka yang menjadi anggota KPPS setempat sesuai persaratan yang bersangkutan tidak boleh dua kali sebagai anggota KPPS dan yang bersangkutan non partisan saat dilakukan rekrutmen. “ Karena KPPS di di SK kan oleh Ketua KPPS setempat atas nama Ketua KPUD KLungkung yang mendelegasikannya,”terang Lanang Mega Saskara.(Roni/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...