MANGUPURA, balipuspanews.com – I Made S,44, hanya bisa meratapi warung sembako miliknya yang terletak di sebuah rumah toko (ruko) di Banjar Busana Kelod, Desa Baha, Kecamatan Mengwi, Badung, ludes terbakar pada Selasa (4/8/2026) dini hari. Korban mengaku peristiwa tersebut menyebabkan dirinya mengalami kerugian Rp 300 juta.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Istri dan anak korban selamat dari amukan api. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran di warung sembako tersebut.
Menurut Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, pihak kepolisian telah memintai keterangan dari ibu pemilik warung, Ni Made R,70, dan cucunya, Ni Kadek DKP,19.
Mereka mengatakan, kebakaran kali pertama dilihat sekitar pukul 02.00 WITA. Sedangkan DKP yang sedang tidur di lantai dua, mendadak terbangun setelah mendengar suara berisik dari lantai bawah.
Ia pun melihat melalui ventilasi, namun kondisi di bawah sudah gelap karena listrik padam. Sehingga DKP tidak berani turun. Beberapa saat, saksi Rampik berteriak meminta pertolongan setelah melihat api telah membakar warung sembako.
“Mendengar teriakan R, DKP bergegas turun dan bersama R keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.
Sementara warga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan setelah membunyikan kentongan. Mereka berupaya memadamkan api menggunakan ember dan selang air sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman. Hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan.
Sementara itu, personel Polsek Mengwi tiba di lokasi, mengamankan area kejadian, memintai keterangan saksi dan korban serta berkoordinasi denga Tim Identifikasi Polres Badung untuk melakukan identifikasi di TKP. Sementara ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Tim Identifikasi Polres Badung.
Senada disampaikan Komandan Peleton (Danton) Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung, I Kadek Budana. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 02.09 Wita. Lima menit kemudian, petugas diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 02.24 WITA.
Dua unit mobil pemadam dikerahkan dari Pos Induk BW-19 dan Pos Mengwi BW menuju lokasi kebakaran. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dengan menghabiskan sekitar 10.000 liter, pungkasnya.
Penulis: Kontributor Denpasar
Editor: Oka Suryawan



