Spanduk DPD Partai Demokrat tersebar di setiap perempatan jalan Ida Bagus Mantra

DENPASAR, balipuspanews.com – DPD Partai Demokrat menyebarkan spanduk ucapan selamat hari Raya Nyepi saka 1942, dan nyertiknya isi kalimat Pralina Corona yang disampingnya isi photo Ketua Umum AHY dan Ketua DPD Demokrat, Made Mudarta.

“Konsep pralina itu diambil dari Tri Kona adalah tiga kemahakuasaan Sanghyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) dalam hal
Utpati yakni mencipta, Sthiti memelihara dan Pralina meniadakan,” Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta ketika dikonfirmasi terkait masalah spanduk bertuliskan pralina Corona, Selasa (24/3/2020).

Tri Kona juga dalam artikel Babad Bali, “ Pura Kahyangan Tiga“ disebutkan bahwa Tuhan -lah yang menciptakan (utpati atau “menciptakan alam baru”), melindungi (sthiti) dan mempralayakan (pralaya atau pralina) semua ciptaan-Nya.

“Dengan demikian
dinamika hidup dengan landasan Tri Kona inilah yang dapat menciptakan suasana hidup yang dinamis, harmonis dan produktif dalam arti spiritual dan material secara berkesinambungan di Dunia,” jelasnya.

Saat ini DPD Partai Demokrat Bali memperhatikan dan mencermati semakin meluasnya wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang telah ditetapkan sebagai pandemic global oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020, maka Partai Demokrat memandang perlu dilakukan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona secara intensif, masif dan terkoordinasi.

Gerakan ini merupakan bagian dari implementasi enam rekomendasi Partai Demokrat tanggal 20 Maret 2020, yang ditujukan untuk mendukung segala upaya pemerintah dalam menangani meluasnya wabah Covid-19.

Sebagai kebijakan partai yang menyeluruh dan bersifat semesta, dengan mendayagunakan segenap sumber daya untuk melawan Covid-19, maka kepada seluruh kader dan anggota partai demokrat diharapkan memastikan kepada seluruh kader , anggota untuk senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik atau pembersih tangan (hand sanitizer).

Kemudian  membersihkan rumah dengan menggunakan disinfektan dan tindakan-tindakan sanitasi lain yang dianggap perlu; menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan vitamin; serta menjaga kondisi fisik dengan berolahraga dan istirahat yang teratur,” ujarnya.

Kepada seluruh kader, anggota dan keluarga untuk tetap berada dan atau berkegiatan di rumah masing-masing kecuali dalam keadaan darurat.

“Jika harus keluar rumah, jaga jarak paling tidak satu meter dengan orang lain (social distancing); serta mengenakan masker jika sedang batuk atau flu. Jika kita disiplin melakukan “karantina mandiri” atau “self-lockdown”, maka penyebaran Covid-19 bisa kita batasi,” katanyam

Memastikan kepada seluruh kader dan anggota yang merasa mengalami gangguan kesehatan (seperti demam tinggi, gangguan pernapasan dsb) terutama bagi yang baru kembali dari daerah yang terlanda wabah atau yang merasa berinteraksi dengan orang yang positif terkena Virus Corona, maka WAJIB melaporkan dan atau memeriksakan diri ke dokter/Puskesmas/rumah sakit terdekat.

Jika dipandang perlu, maka lakukan isolasi diri selama 14 hari untuk meyakinkan keluarga dan lingkungan terdekat tidak terdampak oleh kemungkinan penyebaran Virus Corona.

Memastikan kepada seluruh pengurus partai agar semua agenda dan kegiatan partai yang mengharuskan kehadiran fisik, apalagi pengumpulan massa, agar DITIADAKAN atau DIKURANGI (sesuai dengan tingkat kerentanan daerah masing-masing).

“Komunikasi, serta kerja-kerja politik agar dilakukan melalui teleconference atau aplikasi lain berbasis internet yang mendukung,” jelasnyam

Para kader partai, terutama yang menjadi Kepala Daerah dan Anggota Legislatif untuk melakukan aksi nyata dengan cara menghimpun dan mendistribusikan bantuan, dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan dirinya.

Bantuan yang dimaksud ditujukan baik bagi para pekerja medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Corona, maupun bagi masyarakat yang paling membutuhkan di daerah masing-masing. Bantuan bisa dalam bentuk perlengkapan medis seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan, Alat Perlindungan Diri (APD) maupun cairan disinfektan untuk ruang-ruang publik.(art/BPN/tim)