Kepala BKD KLungkung Komang Susana,
Kepala BKD KLungkung Komang Susana,

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Sama seperti recruitmen sebelumnya, Klungkung mengusulkan alokasi 169 tenaga CPNS baru, untuk recruitment tahun 2019.

Dari jumlah tersebut  formasi yang dibuka masih tetap dominan unuk posisi kebutuah dasar seperti tenaga kesehatan, guru, dan beberapa tenaga teknis lainnya. Namun dari Usulan ini lebih banyak dari jumlah PNS yang pensiun di tahun 2019 tahun ini.

Kepastian perekrutan Formasi CPNS baru ini dikemukakan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Klungkung I Komang Susana.

Menurutnya  dari usulan recruitmen CPNS disesuaikan dengan jumlah PNS yang pensiun di tahun 2019, yakni 152 orang.

Seperti recruitmen sebelumnya, sama jumlah formasi CPNS tahun ini masih diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti tenaga guru 45 orang, tenaga kesehatan 102 orang, dan tenaga teknis 22 orang.

Tapi karena Klungkung memiliki rumah sakit pratama dan Nusa Penida berstatus sebagai pulau terluar, sehingga recruitment usulam CPNS diperlebih menjadi 169 usulan CPNS baru untuk mengisi kekosongan tenaga di RSU Pratama tersebut.

” Tentu nanti angka yang turun dari Kemenpan-RB akan berbeda. Bisa tetap, bisa saja turun dari angka yang kami usulkan,” terang  Komang Susana Sabtu((22/6).

Prioritas pererkrutan tahun ini diakuinya memang masih untuk tenaga kesehatan, guru dan teknis, Karena dari formasi sebelumnya masih belum terisi dari recruitmen CPNS tahun 2018 lalu seperti  kebutuhan dokter spesialis. Walaupun diberi  kesempatan untuk recruitmen CPNS baru , jumlah tenaga PNS di Klungkung masih kurang. Hal itu sesuai dengan  analisis jabatan dan analisis beban kerja, di Klungkung masih kekurangan 2857 pegawai. Jumlah keseluruhan PNS  yang ada dilingkungan Pemkab KLungkung , Per 1 Juni  berjumlah sekitar 4.264 PNS.

“Email sudah kirim. Tinggal menunggu informasi selanjutnya  dari pusat. Tapi berdasarkan suratnya, recruitment ini dipastikan akan dilaksanakan tahun 2019 ini,” bebernya. Setelah pengajuan usulan ini, pihaknya masih menunggu jatah formasi dari pusat. Termasuk jadwal tahapam dan proses seleksi CPNS. (Roni/bpn/tim)