Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Bali Denpasar Muncul Dalam Acara Donor Darah, Rai Iswara Beri Sinyal Maju dari Partai...

Muncul Dalam Acara Donor Darah, Rai Iswara Beri Sinyal Maju dari Partai Golkar Dalam Pilwali Kota Denpasar

DENPASAR, balipuspanews.com – Kehadiran Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara di acara gerakan seribu kantong darah untuk kemanusiaan Partai Golkar, Minggu (12/7/2020), mempertegas kabar yang muncul, kalau birokrat asal Peguyangan itu masuk radar partai beringin sebagai calon walikota Denpasar dalam Pilwali Denpasar, Desember 2020 mendatang.

Ditanya awak media kemungkinan dirinya maju dari Partai Golkar dalam Pilwali Denpasar, Rai Iswara menjawab diplomatis.

Menurutnya, berbicara Pilwali, biarkan partai politik untuk tenang, menginventarisasi tokoh siapa yang bakal diusung untuk memimpin daerah itu sendiri, sekarang waktunya mengkalkulasi, kota Denpasar mau dibagaimanakan ke depan.

Berpangkal inventarisasi tersebut ini bagian dari tugas partai politik untuk mengusung calon dalam perhelatan gong demokrasi lima tahunan demi Denpasar yang lebih baik lima tahun ke depan.

“Rentang waktu sekarang ini adalah kewenangan partai politik untuk menggawangi dan menginventarisasi tokoh atau calon, siapa yang pantas diusung dalam rangka menggawangi kepemimpinan di Kota Denpasar,” jelasnya.

Lantas bagaimana kalau dipinang Partai Golkar? Rai Iswara mengaku semenjak tahun 1981 dirinya mulai bekerja dan selalu siap jika ditugaskan di manapun.

Ia menuturkan, memulai dari kariernya menjadi Sekretaris Lurah, Lurah, Kabid, Kasubag, hingga jabatan moncer menjadi Sekda Kota Denpasar, pihaknya mengaku selalu siap ditugaskan di manapun.

“Berawal dari karier saya, ini sebagai indikator seorang Rai Iswara selalu siap mengabdi di tengah masyarakat,” tegasnya dihadapan belasan awak media.

Terkait dirinya masuk dalam survei yang dilakukan partai berlambang beringin ini, dirinya tidak menampik hal tersebut. Pihaknya memberikan proses itu berlangsung dan memberikan kewenangan penuh partai melakukan survei sebagai suatu syarat untuk menguji elektabilitas seorang tokoh atau figur.

“Kita berusaha tenang, ini kesempatan partai menginventarisasi melalui survei parpol. Dengan survei ini, kami tidak mau ujug-ujug mengganggu proses, mengatakan saya ini terbaik,” paparnya.

Pihaknya mengaku dalam masa pengabdiannya sekarang, dirinya harus royal dengan pimpinannya dalam hal ini Walikota, dan royal dengan masyarakat, serta dengan DPRD kota Denpasar untuk membangun kota Denpasar.

PENULIS : Nengah Budiarta

EDITOR : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of