sewa motor matic murah dibali

 

KARANGASEM , balipuspanews.com -Setelah mengkonservasi 235 cekap lontar milik warga Dukuh Penaban, Karangasem di upacarai pada hari Saraswati, kini museum juga menerima konservasi dari desa lainnya di pulau Bali.
“Kebanyakan lontar milik warga, Lontar-lontar tersebut terlebih dahulu dibersihkan dan di rapikan, slanjutnya dilakukan indetifikasi,” ujar Bendesa Dukuh Penaban I Wayan Suwarya, Minggu (20/8)

Diantara lontar-lontar tersebut setelah dilakukan identifikasi, ada beberapa jenis seperti, lontar tentang Kawisesan atau Kesaktian, ada tentang Usada atau pengobatan, Kepemangkuan dan juga Wariga atau hari baik.

Lontar-lontar yang berhasil teridentifikasi tersebut merupakan katagori lontar kuno dan sacral, dimana selama ini keberadaan lontar tersebut cukup dirahasiakan dan disimpan oleh warga setempat dari generasi ke generasi.

Diakui Suwarya, bahwa selama ini kebanyakan lontar tersebut hanya disimpan saja karena si pewaris lontar tidak paham dan tidak mempelajari lagi isi lontar tersebut. Oleh sebab itu, lontar ini diserahkan warga kepada Desa untuk di simpan dan dirawat di Meseum.

“Jika lontar-lontar tersebut dibiarkan disimpan di rumah tanpa mendapatkan perawatan maka di hawatirkan lontar tersebut akan rusak dan punah,” terang Suwarya. (art/bpn/tim)