Program Matching Fund Unwar Manfaatkan Kulit Kopi sebagai Cascara Tea dan Selai

Tim program Matching Fund Unwar saat memberikan edukasi kepada Anggota KWT Lenjung Wanasari, Bangli
Tim program Matching Fund Unwar saat memberikan edukasi kepada Anggota KWT Lenjung Wanasari, Bangli

DENPASAR, balipuspanews.com – Dalam rangka hilirisasi hasil kegiatan progran Matching Fund (MF) Tahun 2021, tim pelaksana program MF Universitas Warmadewa (Unwar) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memanfaatkan kulit kopi menjadi Cascara Tea dan Selai kulit kopi yang dilaksanakan di UUP Catur Paramita, Kintamani, Bangli.

Melibatkan 20 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenjung Wanasari, Kintamani, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2021. Kegiatan pengabdian menghadirkan Kepala Lembaga Penelitian Warmadewa dan Kepala Lembaga PKM Unwar.

Dipimpin Ketua tim pelaksana Dr. Ir Luh Suriati, M.Si, yang didampingi anggota tim pelaksana Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, MP, memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan kulit kopi menjadi Cascara Tea dan Selai.

Baca Juga :  Pimpin Sidang Bersama, Puan: Jangan Terjadi Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Negeri Sendiri

Luh Suriati mengatakan proses pengolahan kopi selain menghasilkan green bean 55 – 60 persen juga menghasilkan limbah kulit kopi yang cukup tinggi yaitu 40 – 45 persen. Limbah kopi akan menjadi masalah bagi masyarakat karena dapat mencemari lingkungan dan dapat menimbulkan pemandangan yang kurang indah serta dapat menimbulkan bau.

Pemanfaatan limbah, lanjut Suriati, kulit kopi di UUP Catur Paramitha selama ini belum optimal, dimana kulit kopi baru dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Melihat fenomena ini, tim PKM Unwar memberikan teknologi tepat guna pengolahan kulit kopi menjadi produk inovatif yaitu Cascara Tea dan Selai Kulit Kopi.

Dikatakan, kulit kopi berpotensi dapat diolah menjadi produk Cascara Tea dan Selai karena kulit kopi mengandung kafein dan senyawa fitokimia yang berfungsi sebagai antioksidan.

Baca Juga :  Pakaian Adat Nuansa Nusantara Meriahkan Apel HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-77 di Kabupaten Tabanan

“Peserta pengabdian yaitu KWT Kenjung Wanasari sangat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan,” ujar Dr. Luh Suriati.

Selain memberikan edukasi, anggota KWT juga diajak praktek langsung dalam pembuatan Cascara Tea dan Selai Kulit Kopi. Proses pengolahan Cascara Tea dan Selai Kulit Kopi sangat mudah dan memerlukan alat yang sederhana.

Tak hanya itu, tim pelaksana pengabdian akan terus mendampingi kelompok sehingga bisa memproduksi Cascara Tea dan Selai Kulit Kopi dengan kualitas yang baik dan akan didampingi sampai proses pengemasan dan pelabelan sehingga produk bisa dipasarkan.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan