Gianyar, balipuspanews.com – Seorang tamu warga negara Perancis tewas di Objek wisata Swing atau ayunan Nyemah Teras Ceking Banjar Kebon Desa Kedisan, Tegallalang, Gianyar, Rabu (25/7).
Bule bernama lengkap Patrick Jean Pierre Bouchard itu tertarik tali pegangan Swing dan jatuh kejurang sedalam -+ 15 m.
Berdasarkan informasi dan keterangan yang didapat dilapangan kejadian awal bahwa anak kandung Korban mau mencoba Swing atau ayunan dan naik diatas Swing kemudian si korban ikut membantu mendorong Swing/ayunan, tetapi saat korban mendorong ayunan tidak dilepas pegangannya , sehingga korban tertarik dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih tingginya 15 meter.
Baca Juga: Kejahatan Keprok Kaca Mobil Muncul Lagi
Setelah mengetahui terjatuhnya korban petugas bersama Saksi turun ke jurang untuk membantu memberikan pertolongan pada korban dengan kondisi korban saat itu sudah kondisi kritis, tidak sadar dan keluar darah dari mulut dan kemungkinan ada patah tulang.
Selanjutnya korban diangkut dengan Mobil Ambulance UPT Kesmas Tegalalang 1 , dievakuasi ke RS Arisanti Desa Mas Ubud untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Pada pukul 12.45 wita korban ditangani oleh petugas Rumah Sakit Arisanti dr Tim PSC, dan tetapi nyawa korban tidak bisa tertolong dan korban meninggal pada pk.13.35 wita.
Menurut keterangan dari Dr. Ari Okarini Kepala Instansi gawat darurat Arisanti bahwa korban mengalami keluar darah dr mulut, patah tulang bagian dada dan cedera kepala berat .
Rencana jenasah korban hari ini sore akan diberangkatkan dan dievakuasi dari RS Arisanti Mas Ubud dengan menggunakan kendaraan Ambulance Arisanti no plat DK 1626 KE menuju RSUP Sanglah Denpasar .
Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait kejadian ini. (rls/bpn/tim)



