Singaraja, balipuspanews.com – Barang bukti senjata tajam berupa sebilah sangkur dan pedang diamankan Polisi.
“Dua barang bukti, sebilah pedang dan pisau menyerupai sangkur sudah kita amankan. Namun, kita juga masih mencari bukti-bukti lainnya,” kata Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP T. Ricki Fadliansyah ditemui Selasa (25/7) sore.
Namun demikian, pihak kepolisian belum berani memastikan apakah kedua senjata tajam tersebut yang digunakan oleh para pelaku untuk menebas korban Pratu Gede Arya Yasa Mataram (37) notebene anggota Detasemen Markas (Denma) Kodam IX/Udayana.
“Diduga pedang itu yang digunakan oleh salah seorang pelaku. Namun, untuk lebih memastikan hal tersebut, tim saat ini sedang berupaya menggali informasi langsung melalui korban dengan menunjukkan, dan mencocokkan photo para pelaku serta senjata tajam itu,” ungkapnya.
Terkait ukuran kedua senjata tajam tersebut, pihaknya mengaku masih memfokuskan diri untuk melakukan penyelidikan siapa otak, dan dalang dalam aksi penebasan tersebut.
“Kalau ukuran pedang dan pisau sangkur belum sampai kesana, karena tim kami sedang fokus melakukan peyelidikan otak, dalang serta motif pembacokan terhadap korban,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT:
Takut Pulang, Pelaku Penebas Tentara Amankan Diri di Kantor Polisi
Sadis!! Imam Menebas Kepala, Casper Menebas Dada dan Tangan Pratu Mataram
Kabur 1 Minggu, Casper Terduga Pelaku Utama Penebasan Tentara Menyerahkan Diri
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Tentara Menyerahkan Diri, Satu Masih Buron
Waduh!! Oknum Tentara di Buleleng Dikeroyok Orang Tak Dikenal
Mengingat kondisi korban masih menjalani perawatan di Denpasar, pihak Kepolisian berencana akan bersurat terlebih dahulu kepada pihak Kodam IX/Udayana sebelum menemui korban Pratu Gede Arya Yasa Mataram yang saat ini dirawat di RSAD Denpasar.



