Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta saat menghadiri acara Penyebaran Informasi Produk dan Makanan di Kantor Perbekel, Desa Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Selasa (3/3).
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta saat menghadiri acara Penyebaran Informasi Produk dan Makanan di Kantor Perbekel, Desa Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Selasa (3/3).

SIDEMEN, balipuspanews.com -Keseriusan pengembangan Arak Bali sebagai minuman warisan turun temurun ini, menjadikan salah satu potensi bisnis menjanjikan. Demi memaksimalkan pengembangan tersebut, dilaksanakan acara Penyebaran Informasi Produk dan Makanan di Kantor Perbekel, Desa Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Selasa (3/3).

Acara ini sekaligus sosialisasi cara pembuatan pangan olahan yang baik dan Pergub No. 1 Tahun 2020 Pada Perajin Arak Bali.

Secara khusus Anggota DPR RI Komisi VI I Nyoman Parta hadir dan memotivasi para perajin Arak untuk bisa mengembangkan produknya.

Parta mengatakan bahwa Arak Bali adalah minuman tradisional Bali yang harus diperkenalkan lebih luas lagi. Tujuannya positif, yaitu memberikan kesempatan kepada Perajin Arak mengembangkan inovasi produk. Jika kualitasnya baik dan terjaga, ini bisa go internasional.

“Pendampingan sangat penting, mulai dari proses pengolahannya, inovasi kemasannya, hingga pemasarannya, inilah yang harus diperhatikan dan didukung pemerintah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Parta menyampaikan bahwa masyarakat harus mulai membentuk organisasi untuk penguatan bisnis ini. “Jika tentang dukungan modal usaha, sudah ada KUR yang sangat representatif untuk mendukung UKM kita,” tambahnya.

Setelah berkunjung langsung ke beberapa Perajin Arak, Nyoman Regen ternyata ada beberapa kendala yang dialami seperti, tidak ada standarisasi harga bahan baku. Kemudian, mayoritas perajin arak menjual ke pengepul.

Mengingat legalitas produk atau ijin edar belum ada, sehingga pengepul sering terkendala pihak berwajib. Hal inilah yang menyebabkan harga sangat murah dibayarkan kepada perajin.

“Sehingga hadirnya koperasi dengan prosedural benar, otomatis legalitas juga aman kedepannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Infokom BBPOM di Denpasar, Dra. Luh Putu Witariathi, Apt. dalam kesempatan tersebut membawakan materi terkait dengan cara produksi pangan yang baik.

Pihaknya mengatakan bahwa ini sangat penting diketahui para perajin, untuk menjaga kualitas dan citra produk.

Perbekel Desa Desa Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Karangasem, I Ketut Derka mengaku sangat senang difasilitasi acara ini. Terlebih pihaknya melihat secara langsung di video, bahwa Nyoman Parta betul-betul berjuang di pusat untuk para perajin di Bali.

“Kami sangat berterima kasih atas segala dukungan khususnya pengembangan produk para perajin ini, ” ungkapnya. (rls/BPN/tim)